~ Blog Ajihendra ~
Music Myspace Comments

Blog EntryBangkitkan Musik Indie IndonesiaJul 4, '08 10:51 AM
for everyone
Salam hormat dan persahabatan......Aji

Selamat datang teman-teman pencinta musik indonesia, khususnya Musik Indie....
Senang rasanya saya dapat berbagi seputar musik indie kepada kalian.

Dalam web ini saya akan lebih banyak menampilkan karya-karya Musik ciptaan sendiri, dimana karya mereka ini belum pernah di putar atau disebar luaskan, lewat web inilah saya berinisiatif untuk menampilkan karya-karya mereka kepada khalayak umum, dimana karya mereka sangat berkualitas, walaupun sarana dan alat penunjang masih jauh dengan Mayor label, haha......
Tapi itu tidak mengurangi kreatifitas mereka................

Ok brooo, sampai disini aja dulu kata pembukanya, thank udah sempat meliat dan moga berminat mendengarkan yah............Salam

Blog EntrySTATISTIK PIALA EUROPA 2008Jun 10, '08 8:36 AM
for everyone
Sebelum Anda jadi pengamat bola dadakan, ada baiknya Anda membaca statistik ajang piala Eropa beberapa tahun belakangan.

Yang paling sering bermain di ajang Euro


#
Pemain Negara Tahun
14
Lilian Thuram Perancis 1996, 2000, 2004
14
Zinédine Zidane Perancis 1996, 2000, 2004
14
Karel Poborský Republik Ceko 1996, 2000, 2004
14
Luís Figo Portugal 1996, 2000, 2004
13
Edwin van der Sar Belanda 1996, 2000, 2004
13
Jürgen Klinsmann Jerman (Barat) 1988, 1992, 1996
13
Dennis Bergkamp Belanda 1992, 1996, 2000
13
Laurent Blanc Perancis 1992, 1996, 2000
13
Didier Deschamps Perancis 1992, 1996, 2000
13
Thomas Hässler Jerman (Barat) 1992, 1996, 2000
13
Paolo Maldini Italia 1992, 1996, 2000
13
Peter Schmeichel Denmark 1988, 1992, 1996, 2000
13
Phillip Cocu Belanda 1996, 2000, 2004

Pemain yang paling sering nyetak gol


Goals
Pemain Negara Tahun
Pertandinganes

Goal Avg.
9
Michel Platini Perancis 1984
5
1.80
7
Alan Shearer Inggris 1992, 1996, 2000
9
0.78
6
Patrick Kluivert Belanda 1996, 2000
9
0.67
5
Savo Milosevic Yugoslavia 2000
4
1.25
5
Milan Baroš Republik Ceko 2004
5
1.00
5
Marco van Basten Belanda 1988, 1992
9
0.56
5
Thierry Henry Perancis 2000, 2004
9
0.56
5
Nuno Gomes Portugal 2000, 2004
11
0.45
5
Jürgen Klinsmann (Barat) Jerman 1988, 1992, 1996
13
0.38
5
Zinédine Zidane Perancis 1996, 2000, 2004
14
0.36

.
.

Brondong-brondong yang pernah bermain di ajang Euro


Umur (Y-D)
Pemain Negara Pertandingan Tanggal
18-115
Enzo Scifo Belgia Yugoslavia - Belgia 0-2 13 Jun 1984
18-128
Valeri Bojinov Bulgaria Italia - Bulgaria 2-1 22 Jun 2004
18-137
Johan Vonlanthen Swiss Inggris - Swiss 3-0 17 Jun 2004
18-233
Wayne Rooney Inggris Perancis - Inggris 2-1 13 Jun 2004
19-019
Lukas Podolski Jerman Jerman - Republik Ceko 1-2 23 Jun 2004
19-053
Raphaël Wicky Swiss Scotland - Swiss 1-0 18 Jun 1996
19-085
Lothar Matthäus Barat Jerman Belanda - Barat Jerman 2-3 14 Jun 1980
19-092
Johann Vogel Swiss Inggris - Swiss 1-1 08 Jun 1996
19-102
Dragan Stojkovic Yugoslavia Yugoslavia - Belgia 0-2 13 Jun 1984
19-128
Cristiano Ronaldo Portugal Portugal - Greece 1-2 12 Jun 2004

.
.

Opa-opa yang pernah bermain di ajang Euro


Umur (Y-D)
Pemain Negara Pertandingan Tanggal
39-091
Lothar Matthäus Jerman Portugal - Jerman 3-0 20 Jun 2000
38-308
Morten Olsen Denmark Italia - Denmark2-0 17 Jun 1988
38-271
Peter Shilton Inggris Inggris - Belanda 1-3 15 Jun 1988
38-114
Dino Zoff Italia Italia - Czechoslovakia 1-1 21 Jun 1980
37-075
Bernard Lama Perancis Belanda - Perancis 3-2 21 Jun 2000
37-023
Arnold Mühren Belanda Belanda - Soviet Union 2-0 25 Jun 1988
36-309
Jan Heintze Denmark Denmark - Czech Rep. 0-2 21 Jun 2000
36-272
David Seaman Inggris Inggris - Jerman 1-0 17 Jun 2000
36-227
Pim Doesburg Belanda Belanda - Greece 1-0 11 Jun 1980
36-216
Peter Schmeichel Denmark Denmark - Czech Rep. 0-2 21 Jun 2000

.
.

Pemain termuda yang pernah mencetak gol di ajang Euro


Umur (Y-D)
Pemain Negara Pertandingan Tanggal
18-141
Johan Vonlanthen Swiss Swiss - Perancis 1-3 21 Jun 2004
18-237
Wayne Rooney Inggris Inggris - Swiss 3-0 17 Jun 2004
19-108
Dragan Stojkovic Yugoslavia Perancis - Yugoslavia 3-2 19 Jun 1984
19-128
Cristiano Ronaldo Portugal Portugal - Greece 1-2 12 Jun 2004
19-183
Ferenc Bene Hungaria Spain - Hungaria 2-1 17 Jun 1964
19-238
Christian Chivu Romania Inggris - Romania 2-3 20 Jun 2000
19-353
Patrick Kluivert Belanda Inggris - Belanda 4-1 18 Jun 1996
20-064
Pietro Anastasi Italia Italia - Yugoslavia 2-0 10 Jun 1968
20-189
Michael Owen Inggris Inggris - Romania 2-3 20 Jun 2000
21-191
Flemming Povlsen Denmark Denmark - Spain 2-3 11 Jun 1988

.
.

Pemain tertua yang pernah mencetak gol


Umur (Y-D)
Pemain Negara Pertandingan Tanggal
34-213
Nené Portugal Portugal - Romania 1-0 20 Jun 1984
34-205
Laurent Blanc Perancis Perancis - Denmark 3-0 11 Jun 2000
34-092
Ladislav Pavlovic Czechoslovakia Perancis - Czechoslovakia 0-2 09 Jul 1960
33-268
Ally McCoist Scotland Scotland - Swiss 1-0 18 Jun 1996
33-240
Stefan Kuntz Jerman Inggris - Jerman 1-1 26 Jun 1996
33-123
Julien Cools Belgia Spain - Belgia 1-2 15 Jun 1980
32-276
Henrik Larsson Sweden Denmark - Sweden 2-2 22 Jun 2004
32-250
Nico Kovac Croatia Croatia - Inggris 2-4 21 Jun 2004
32-202
Alessandro Altobelli Italia Italia - Denmark 2-0 17 Jun 1988
32-192
František Veselý Czechoslovakia Czechoslov. - Belanda 3-1 16 Jun 1976

.
.

Gol tercepat yang pernah tercipta di ajang Euro


Time
Pemain Negara Pertandingan Tanggal
1:07 min.
Dmitri Kirichenko Russia Russia - Greece 2-1 20 Jun 2004
2:08 min.
Sergei Aleinikov Soviet Union Soviet Union - Inggris 3-1 18 Jun 1988
2:12 min.
Alan Shearer Inggris Inggris - Jerman 1-1 26 Jun 1996
2:24 min.
Michael Owen Inggris Portugal - Inggris 2-2 24 Jun 2004
2:30 min.
Hristo Stoichkov Bulgaria Bulgaria - Romania 1-0 13 Jun 1996
2:41 min.
Paul Scholes Inggris Portugal - Inggris 3-2 12 Jun 2000
4 minutes
Michel Platini Perancis Perancis - Belgia 5-0 16 Jun 1984
4 minutes
David Platt Inggris Sweden - Inggris 2-1 17 Jun 1992
4 minutes
Frank Rijkaard Belanda Belanda - Jerman 3-1 18 Jun 1992
4 minutes
Pier Luigi Casiraghi Italia Italia - Russia 2-1 11 Jun 1996
4 minutes
Luis Figo Portugal Croatia - Portugal 0-3 19 Jun 1996
4 minutes
Raúl Spain Slovenia - Spain 1-2 18 Jun 2000
4 minutes
Wilfred Bouma Belanda Belanda - Czech Rep. 2-3 19 Jun 2004

..

Klasemen Piala Eropa sepanjang masa


Rank
Negara P W D L F A Pts
1
Jerman 32 15 10 7 45 32 55
2
Belanda 28 14 8 6 45 28 50
3
Perancis 25 14 6 5 45 28 48
4
Italia 23 10 10 3 24 14 40
5
Portugal 19 10 4 5 27 16 34
6
Spain 24 8 8 8 26 28 32
7
Russia 22 8 5 9 24 28 29
8
Inggris 23 7 7 9 31 28 28
9
Denmark 24 6 6 12 26 38 24
10
Republik Ceko 14 7 2 5 20 16 23
11
Sweden 11 3 5 3 16 12 14
12
Greece 9 4 2 3 8 8 14
13
Belgia 12 4 2 6 13 20 14
14
Czechoslovakia 8 3 3 2 12 10 12
15
Serbia 14 3 2 9 22 39 11
16
Croatia 7 2 2 3 9 11 8
17
Scotland 6 2 1 3 4 5 7
18
Romania 10 1 2 7 7 14 5
19
Republic of Ireland 3 1 1 1 2 2 4
20
Norway 3 1 1 1 1 1 4
21
Turkey 7 1 1 5 3 9 4
22
Bulgaria 6 1 1 4 4 13 4
23
Hungaria 4 1 0 3 5 6 3
24
Slovenia 3 0 2 1 4 5 2
25
Swiss 6 0 2 4 2 10 2
26
Latvia 3 0 1 2 1 5 1

.

Klub yang pemainnya paling banyak ikutan di ajang Euro 2008


# Pemain
Club Country
10
Olympique Lyon Perancis
10
Panathinaikos Greece
9
Bayern München Jerman
8
FC Barcelona Spain
8
Galatasaray Turkey
8
Real Madrid Spain
8
Werder Bremen Jerman
7
Arsenal Inggris
7
Chelsea Inggris
6
Hamburger SV Jerman
6
Liverpool Inggris
6
Steaua Bucuresti Romania
6
VfB Stuttgart Jerman
6
Zenit St. Petersburg Russia

Liga pemainnya yang paling banyak jadi peserta Euro 2008


# Pemain
Competition Negara
56
Bundesliga Jerman
42
Premier League Inggris
41
Primera División Spain
36
Serie A Italia
29
Russian Premier League Russia
24
Ligue 1 Perancis
22
Super League Greece
17
1. Lig Turkey
16
Bundesliga Austria
13
Liga Portugal
13
Liga I Romania
***

Blog EntryNANI BERUBAH KALEM DALAM UERO 2008Jun 10, '08 8:34 AM
for everyone
Bintang Portugal yang bermain di Manchester United ini sangat terlihat berbeda dari kebiasannya jika bermain di MU. Ketika bermain melawan Turki yang akhirnya dimenangkan Portugal dengan skor 2-0, Nani tampak bukan Nani seperti biasanya. Masuk diakhir-akhir pertandingan, dengan tidak terlalu banyak ngomong. Lalu bermain lumayan, takling sana-sini dan tidak memprotes ketika dipluit oleh wasit. Ditakling sana-sini juga dia tidak terlalu memprotes. Ha? Nani tidak protes? Ini memang aneh. Padahal, Nani sempat mendapat sebuah takling sangat sangat keras oleh pemain bertahan turki. Takling yang sangat mirip dialami Eduardo da Silva ketika mendapat tackling keras dari bek Birmingham City, Martin Taylor, 23 Februari yang lalu, Nani juga tidak komplain berlebihan. Kenapa Nani bisa berubah seperti itu?


Ada 3 kemungkinan kenapa Nani bisa jadi sangat kalem:

1. Dia sudah tobat bertingkah yang berlebihan.

Tingkah yang berlebihan di liga premier dan di piala Champions, telah "dihargai" oleh pemain lain yang tidak suka atas sikapnya untuk tidak melakukannya lagi. Dan atas dasar inilah, Nani mungkin jadi takut untuk bertingkah yang berlebihan lagi.

2. Dia memang diwejangi oleh Luiz Felipe Scolari untuk tidak bertingkah yang berlebihan.

Piala Eropa bisa dibilang seperti menghadiri acara kerajaan. Untuk itu, para tamu harus bersikap sopan. Dan atas dasar itu lah, Luiz Felipe Scolari menasehati anak asuhnya ini untuk tidak usah belagu di acara terhormat Eropa.

3. Dia mulai dewasa dan makin waras.

Bertemu dan berlatih dengan teman sebangsa, apalagi banyak yang sudah opa-opa alias tua-tua seperti Nuno Gomez, Samoa dan lainnya, bisa jadi Nani mendapat banyak nasehat sehingga dia makin dewasa dan makin waras.


Blog EntryTIPS NONTON EURO 2008Jun 10, '08 8:28 AM
for everyone

Nanti malam adalah malam yang ditunggu-tunggu pecinta sepakbola pastinya. Tapi untuk menyikapi acara nanti malam dan seterusnya hingga tanggal 30 juni, persiapan apa saja yang diperlukan untuk menonton Euro 2008 agar nikmat, seru, asyik dan gembira?

Istirahat yang cukup

Jika anda seorang karyawan yang bekerja dari jam 8 hingga jam 5 sore, sudah perlu diubah jadwal tidurnya dari sekarang. Artinya, jika sampai rumah pukul 7 malam, maka langsung lakukan ritual tiap hari yaitu mandi dan makan malam selekas mungkin dan jam 8 sudah harus tidur supaya ketika pertandingan turnamen Euro 2008 sudah bisa bangun dan menonton hingga selesai. Setelah itu, kembali tidur supaya ketika masuk kantor kantong mata tidak tebal-tebal.

Kacang dan Kopi

Buat yang tidak haram dengan kopi, jangan lupa untuk membeli kacang dan kopi sekarang juga ditoko-toko sebelum kehabisan. Kacang dan kopi adalah perpaduan yang paling pas ketika menonton pertandingan bola khususnya dimalam hari.

Hindari perusuh

menonton bola paling enak ya, nonton. Bukan teriak-teriak lalu lempar gelas kalau timnya kalah. Nah, perkara ini, biasanya terjadi kalau nobar, nonton bareng. Nonton bareng gampang sekali ditemui karena kafe-kafe sudah pada beriklan dadakan untuk menjadi tempat nobar EURO 2008. Untuk mengetahui banyak atau enggaknya perusuh-perusuh di sebuah tempat nobar, pastikan saja kafe tersebut tempat tongkrongan penggemar fanatik klub apa, dan sifat penggemar mereka apakah ultras atau so-so saja. Kalau ultras, lebih baik tidak usah didatengi, cari saja kafe yang nyantai suasananya.

Referensi bola

Menyaksikan bola, lebih enak jika ada yang bisa kasih komentar. Supaya bisa lebih rame dan juga menambah ilmu soal bola. Nah, jika ditempat anda menonton bola tidak ada yang terlalu mengerti soal bola, sebaiknya anda sendiri yang berinisiatif menjadi komentator dadakan. Caranya gampang:
a. membeli tabloid olahraga atau berlangganan koran sebulan saja dan baca seluruh topik tentang Euro 2008
b. cari referensi lewat internet, bisa portal berita khusus olahraga, atau blog.


Blog EntryITALIA KALAH DARI TIM DRAKULA (BELANDA)Jun 10, '08 8:21 AM
for everyone
Menyaksikan duel racikan mantan legiun The Dream Team…
playmaker versus striker, membuat mata meulek.
Setelah lihat Les Bleus ngendog alias maen tanpa gol…melawan pasukan Drakula

Striker itu memainkan pola warisan nenek moyang (baca: Rinus Michel)
namun dibumbui dengan trend pola serang yang lagi ngetop
Yakni menggunakan kedua sayap sebagai gedoran dari kedua sisi
Sah dan tidak aneh, karena memang negeri kincir angin itu pabrik sayap kelas dunia.

Lucu dan degilnya, si playmaker malah pake pola 4-3-3
Gimana gak, warisan nenek moyang (baca : Enzo Bearzot)
yang sukses digunakan Zoff di Euro 2000 (Azzuri runner-up)
dan Opa Lippi di PD 2006 (Juara!)
Malah ditinggalkan begitu saja oleh Donadoni, playmaker kesayangan Azeglio Vicini di piala dunia 1990


Eksperimental Mr Trap di Euro 2004 silam, malah coba digunakan lagi
Donadoni mestinya ingat dengan pola eksperimen spt itu
Gli Azzuri malah diusir oleh bangsa-bangsa Viking Denmark dan Swedia di penyisihan grup C
Konon Mr Trap saat itu doyan ber-eksperimen dengan pola 4-3-3 yang memang pola haram
buat Gli Azzuri yang biasa memainkan pola 4-4-2
Dengan pola 4-3-3 itu, Mr. Trap sering memainkan Del Piero, Vieri dan Totti bareng2 di depan
dan memasang C.Zanetti-S.Perotta-M.Camoranesi di tengah
Talenta hebat Gatusso dan Pirlo saat itu bener-bener dikubur Mr. Trap di bangku cadangan

Bandingkan dengan Dino Zoff yang manut pada pakem grendel
(maklum Zoff adalah anak didik Enzo Bearzot di piala dunia 1982, grendel datang Italia menang, Rossi girang)
Zoff sempat membawa Azzuri hingga melangkah ke final melawan Prancis
Dengan pola 4-4-2 grendel, di depan anteng Totti dan Inzaghi sementara di tengah
Grendelisasi tengah-depan tercipta karena disana nongkrong Zambrotta-Conte-Ambrossini-Fiore
Dan Maldini-Nesta-Iuliano-Cannavaro
Jadi inget gol spektakuler Conte ke gawang Turki..he.he.he..
Conte is an Amazing Great Number Eight from Juventus

Italia bukan pabrik sayap murni seperti Belanda
Italia sukses membuat pola bertahan secara grendel…
Dan menusuk dari bek sayap yang gemar overlapping dari kedua sisi
Dengan pola 4-3-3, terlihat Grosso kerap adu lari dengan Del Piero
dan Zambrotta pun seperti “bersaing” mengirim umpan silang dengan Camoranesi/Cassano
Sungguh aneh memang, membiarkan si jangkung Toni berdiri sendiri di depan
sementara Fabio Q kepanasan di bench…
Malah Gatusso juga bermain tidak seperti biasanya, kegarangan yang hilang.
Achh…kenapa juga tenaga sisa Ambrosini seperti dipaksakan
Daniel De Rossi yang jadi bagian penting dalam skema Lippi-pun..
Seolah alami nasib “apes” seperti Fabio Q yang kepanasan di bench…

Akankah tragedi 2004 terulang?


Blog EntryARTIKEL BUAT TEMAN KUApr 21, '08 12:10 PM
for everyone

“ ASSALAMUALAIKUM “

SALAM MY FRIEND

 

                “ Cerita ini bukan karangan saja…memang benar apa adanya…rasanya udah 3 th terakhir ini saya tidak pernah liat lagi di Tenggarong anak-anak band undernya berkreasi di panggung apa lagi buat ngumpul-ngumpul ama komunitasnya…wah ada apa gerangan…??

                “ Saya sempat bertanya  apakah mereka pada pensiun atau pindah ke yang lebih Komersial “

                “ Ternyata selidik punya selidik anak-anak Underground di Kota ku yang tercinta kena CEKAL, DI ANGGAP MUSIK PEMBUAT ONAR, jadi PEMANCUNGAN suatu kreatifitas beberapa Oknum yang tidak mengerti dan tidak suka dengan music UNDERGROUND…..wah..wah..puck Oknum…

                “Padahal mereka belum tentu tau bermusik dan taunya ngasih komentar yang NOL besar…..”

…………………..Parah……………………

 

                “ Memang kalau di Tenggarong Khususnya Musik Underground di kuping atau di kepala orang disana masih banyak yang belum tau….katrok lah….apakah memang belum waktunya…?? Ha..ha..omong kosong belaka…., bukan mereka yang menentukan apakah kita harus bermusik atau tidak, kita sendiri yang harus berpikir bagai mana memajukan Musik Underground di Tenggarong…..”

                “ Pernah pada suatu Even, waktu giliran anak-anak Punk dan Black Metal dari SAMARINDA manggung dan menyemarakkan, ada beberapa anak-anak yang merasa aneh liat gaya dari permainan mereka. Malah sempat terjadi Insident yang memalukan…pas asik pada mosing, pogo, rupanya ada anak yang terkena pogo…marah….lalu terjadi perkelahian……..wah…wah…jadi antiklimak acaranya………………..

“ Pestanya bubar dan harus di aman kan oleh Aparat…….., nah itu menandakan masih rendahnya mereka tentang music dan gaya dari teman-teman kita.

                “ Apakah karena factor pendidikan…? Dan lainnya….? Atau memang dasarnya mereka tidak mau menerima keberadaan kita….?

                “ Tapi lebih baik kita berbenah diri dulu baru kita bisa mengajak orang  berpikir positif tentang music kita…..

                “ Bagai mana caranya…?

                “ Bermusik khusus yang beraliran extreme jangan di anggap gampang dan sembarangan…….asal bisa genjreng gitar udah gaya mintak ampun…nah itu sudah merupakan suatu kesalahan…tunjukanlah kalau bermain Musik kita tidak sembarangan, paling endak bermain rapi lah…jadi orang-orang yang liat atau orang yang kurang paham bisa liat………oh kayak itu kah music kita…??

                “ Keras, gahar, tapi masih memiliki harmonisasi dan kontorl emosi…..jangan amburadul……

                “ Sebenarnya banyak yang mengakui music kita itu sulit untuk dipelajari dan wah temponya gila-gilaan, banyak teman-teman musisi di kota ku yang ngakui beberapa band local yang beraliran exstreme….wah mantaf gaya berminnya, punya skil.

                “ Jadi intinya mari kita Memasyarakatkan UNDERGROUND, ha..ha..dan berbenah diri, apa sih yang selama ini jadi kendala…apakah karena factor External atau Inernal ( nah ini yang paling kacau terjadinya kubu2, atau gab antar grub  Under khususnya…….).

                “ Semoga ulasan saya ini bisa memberikan pencerahan kepada teman-teman apa sih yang selama ini terjadi……..”

                                                                                                                                   ~ Aji hendra (Abyysal)~


Blog EntryOZZY OSBOURNEApr 12, '08 10:46 PM
for everyone
Ozzy Osbourne, lahir dengan nama lengkap John Ozzy Osbourne pada 3 desember 1948, merupakan salah satu legenda genre Heavy Metal,bahkan dirinyalah yang mempopulerkan genre ini bersama dengan bandnya Black Sabbath yang degelutinya selama sekitar 10 tahun(1969-1979), meski kini dia lebih bersolo karir dan meninggalkan bandnya tersebut Ozzy tetep keukeuh berada di jalur ini.

Karirnya di belantika metal bisa dibilang gemiilang, karena berkat karakter kuat dari dirinya-lah Black Sabbath terangkat jadi band paling faforit di awal tahun 70-an.

Semenjak dipecat dari Black Sabbath gara-gara masalahnya dengan drugs, pamor kakek ini justru semakin menanjak. Sembilan album solonya yang dirilis dalam rentang 1980-207 sukses terjual sekitar 70 juta kopi di seluruh dunia. Albumnya yang paling populer adalah Blizzard of Ozz(1980) dan No More Tears(1991).

Kalo ngebicarin om Ozzy, tentu kita enggak bisa enggak ngomongin soalnya kelakuanya yang kontroversial, mulai dari penggunaan jari tanganya yang berbentuk "V" yang oleh sebagian orang dianggap sebagai simbol pemujaan setan, yang dibantah oleh om Ozzy sendiri dengan alasan itu sebenernya adalah lambang perdamaian.Kontroversi lain adalah aksinya dipanggung dengan nggigit kepala kelelawar sampai putus, kejadian ini diawali oleh ulah seorang fans yang nglempar kelelawar keatas panggung terus gara-gara dikiranya tuh kelelawar boneka langsung aja digigit sampai kepalanya putus, yang kedua adalah merpati tapi yang ini murni buat atraksi panggung, bukan ketidaksengajaan.

Diluar panggung, kelakuanya pun sebelas-duabelas contohnya dia ngencingin benteng alamo waktu tur di Texas, kontan aja dia pun divonis penjara 10 tahun!! selain itu dia juga pernah ngelakuin percobaan pembunnuhan terhadap istri sekaligus manajernya: Sharon Ossbourne.

Selain kelakuanya yang gila, om Ozzy juga nyumbangin ide brilian dengan menggagas Ozzfest, konser metal yang nampilin sederetan band metal yang keren-keren. Ide ini berawal dari saat dia dilarang tampil di festival musik Lollapalooza terus dia bernmiat bikin konser tandingan selain demi kepuasan batin dimana dia selalu jadi Headline utama.

Blog EntryCHUCK SCHULDINERApr 12, '08 11:10 AM
for everyone

Mar 28, 2008

B.C. Rich Announces Chuck Schuldiner Tribute Stealth Model Guitars

B.C. Rich officially has announced that they will be releasing the Chuck Schuldiner Tribute Stealth guitar as a standard model and also in Handcrafted Custom Shop form.




Charles Michael "Chuck" Schuldiner (May 13, 1967, Long Island, New York – December 13, 2001) was an American singer, songwriter, guitarist and genre innovator. As the singer, rhythm / lead guitar player, and main songwriter of the band Death (which he founded in 1983 as Mantas), music biographers have referred to Schuldiner as "The Father of Death Metal."

If guitars are a reflection of their owners, the Stealth that Chuck specified for himself is a perfect example. The Schuldiner Stealth is all business. Upon a close inspection it is clear the careful combination of each simple part makes this guitar a compilation of outstanding features that true players require. Both Handcrafted and standard Tribute models feature neck through construction, alder bodies, ebony fretboards and a single Dimarzio X2N pickup to reproduce the same tones that was easily identifiable as "Chuck's" tone.




B.C. Rich Product Director Rock Clouser said, "We designed the Chuck Schuldiner Tribute Stealth with great care. We wanted a guitar that can proudly represent Chuck's legacy and his indelible mark on guitarists and the Death Metal genre. Although Chuck owned many B.C. Rich guitars, this black, single pickup Stealth was probably the most recognize B.C. Rich that Chuck played. We're very excited to offer the Tribute Stealth as well as a handcrafted version. Chuck was a great person as well as guitarist and we're very proud to be a part of his legacy and to assist his family while doing so."

The Tribute will be available late summer. Orders are currently being accepted for the Handcrafted Tribute Stealth with some limited immediate availability. A portion of the proceeds of each instrument goes directly to the family of Chuck Schuldiner.

Tribute Specifications (top photo)
Product: CSTSO
Construction: neck through
Body wood: alder
Top style: bevel top
Tuners: Grover® Mini Rotomatics
Fretboard: ebony
Frets: 24 jumbo
Scale: 24 5/8”
Bridge: Wrap around
Pickups: Dimarzio X2N
Controls: 1 volume
Color: onyx
MSRP: $1390

Handcrafted Tribute Specifications (bottom photo)
Product: HCSSTLBK
Construction: neck through
Body wood: alder
Top style: bevel top
Tuners: Grover® Mini Rotomatics
Fretboard: ebony
Frets: 24 jumbo
Scale: 24 5/8”
Bridge: B.C. Rich Quad bridge
Pickups: Dimarzio X2N
Controls: 1 volume
Color: onyx
MSRP: $4,200


Blog Entry~ BIG BANG #3 ~Mar 24, '08 12:33 PM
for everyone
Big Bang Terlihat Mata Telanjang

Senin, 24 Maret 2008
WASHINGTON-- NASA telah mendeteksi ledakan kosmik sangat terang yang pernah terpantau hingga sejauh ini, yakni ledakan kuat energi 7,5 miliar tahun cahaya jauhnya yang terlihat dengan mata telanjang dari Bumi. Badan antariksa AS itu menyatakan beberapa waktu lalu. Ledakan tersebut, ledakan sinar gamma yang lebih tua ketimbang Bumi sendiri, dipantau oleh satelit Swift milik Badan Antariksa dan Aeronautika AS (NASA) dan memecahkan rekor untuk benda paling jauh yang terlihat tanpa bantuan visual.
“Belum ada satu objek pun atau tipe ledakan dapat dilihat dengan mata telanjang pada kejauhan luar biasa seperti ini,” kata anggota tim Swift, Stephen Holland, dari Pusat Penerbangan Antariksa Goddard, NASA, di Negara Bagian Maryland, AS timur.
“Jika orang kebetulan saja melihat ke tempat yang tepat pada saat yang tepat pula, mereka akan menyaksikan benda terjauh yang tampak oleh mata manusia hingga sejauh ini tanpa bantuan peralatan opti,” tambahnya.
Berbagai ledakan sinar gamma merupakan salah satu fenomena paling kuat yang dihasilkan di alam semesta. NASA melukiskan ledakan-ledakan ini sebagai ledakan paling terang sejak “Dentuman Besar” atau “Big Bang”.
Teleskop siaga ledakan pada satelit itu menemukan ledakan ini Rabu, pada konstelasi Bootes, dengan sejumlah telekop di Bumi disetel khusus untuk menyaksikan cahaya yang tinggal sesudah terjadinya ledakan (afterglow).
NASA mengukur ledakan itu terjadi pada 7,5 miliar tahun silam, sebelum Bumi terbentuk dan lebih dari separuh jalan bila melintasi alam semesta yang tampak.
Hingga kini benda paling terang yang dapat dilihat dari Bumi dengan mata telanjang adalah galaksi M33, yang jaraknya “relatif dekat” dengan Bumi, yakni 2,9 miliar tahun cahaya.
Ledakan sinar gamma terjadi saat bintang-bintang besar telah kehabisan semua bahan bakarnya dan intinya runtuh, sehingga membentuk lubang hitam atau bintang netron yang melepaskan ledakan sinar gamma, dengan melontarkan partikel-partikel ke antariksa dengan kecepatan cahaya dan menghasilkan afterglow

Blog Entry~ LEDAKAN BIG BANG ~Mar 24, '08 11:56 AM
for everyone

Sains dan Teknologi
Dentuman Besar dan Alam Semesta yang Mengembang

Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak

Mawar Merah di Angkasa

"Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia mawar merah, berkilat seperti minyak"

(Ar-Rahman: 37)

Gambar di atas adalah gambar ledakan bintang di angkasa yang diperoleh NASA dengan Teleskop yang sangat canggih. Kejadian tersebut membuktikan kebenaran Al-Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu pada surah Ar-Rahman di atas.

Big Bang (bahasa Indonesia: “Dentuman Besar”) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu pengetahuan yang menjelaskan perkembangan dan bentuk awal dari alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta ini terbentuk dari ledakan mahadahsyat yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu. Ledakan ini melontarkan materi dalam jumlah sangat besar ke segala penjuru alam semesta. Materi-materi ini kemudian yang kemudian mengisi alam semesta ini dalam bentuk bintang, planet, debu kosmis, asteroid/meteor, energi, dan partikel lainnya dialam semesta ini.

Para ilmuwan juga percaya bawa Big Bang membentuk sistem tata surya. Ide sentral dari teori ini adalah bahwa teori relativitas umum dapat dikombinasikan dengan hasil pemantauan dalam skala besar pada pergerakan galaksi terhadap satu sama lain, dan meramalkan bahwa suatu saat alam semesta akan kembali atau terus. Konsekuensi alami dari Teori Big Bang yaitu pada masa lampau alam semesta punya suhu yang jauh lebih tinggi dan kerapatan yang jauh lebih tinggi.

Big-Bang & Alam Semesta yang Mengembang

Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble melakukan observasi dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari suatu ledakan sangat besar pada suatu saat di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar.

Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. Dan sesudah itu, kurang lebih jutaan tahun berikutnya, Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin.

Alam Semesta berkembang, dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Alam Semesta akan mengembang terus,namun dengan kelajuan yang semakin kecil,dan semakin kecil, meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi, ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa milyar tahun lagi.

Berbagai macam energi yang ada di Alam Semesta ini jika ditelusuri adalah berasal dari energi Big Bang, yaitu energi pada saat penciptaan. Jumlah total seluruh energi di Alam Semesta ini adalah tepat nol.


Blog Entry~ Yngwie Malmsteen Album ~Mar 24, '08 8:46 AM
for everyone
"Siapa yang tidak kenal dengan YNGWIE J. MALMSTEEN khususnya dikalangan Gitaris, nama ini sudah sangat melegenda, dan Penomenal, dan dia dijuluki "Si tangan Setan". Dia mengusung aliran Neo-Classical Metal.

"Sebuah aliran musik pecahan dari heavy metal yang menggunakan komposisi dan
elemen-elemen musik klasik sebagai dasar, kemudia dibumbui dengan tekhnik improvisasi
yang menekankan pada kecepatan dan ketepatan tempo."





Ini Diskografi Yngwie Malmsteen dari album lama sampai yang terbaru  :

Yngwie Malmsteen - Unleashed The Fury (2005)

cd 1

01. Locked & Loaded
02. Revolution
03. Cracking the Whip
04. Winds of War (Invasion)
05. Crown of Thorns
06. The Bogeyman
07. Beauty and A Beast
08. Fuguetta (Instrumental)
09. Cherokee Warrior

Cd2

10. Guardian Angel
11. Let The Good Times Roll
12. Revelation (Drinking With The Devil)
13. Magic And Mayhem
14. Exile
15. The Hunt
16. Russian Roulette
17. Unleash The Fury
18. Paraphrase

Yngwie Malmsteen - Attack!! (2002)

01. Razor Eater
02. Rise Up
03. Valley Of The Kings
04. Ship Of Fools
05. Attack
06. Baroque 'n Roll
07. Stronghold
08. Mad Dog
09. In The Name Of God
10. Freedom Isn't Free
11. Majestic Blue
12. Valhalla
13. Touch The Sky
14. Ironclad
15. Air


Yngwie Malmsteen - The Genesis (2002)

Birth of the Sun
Plague in Lucifer's
Dying Man
Black Magic
Merlin's Castle
Voodoo Nights
Hello
Voodoo
On a Serious Note


Yngwie Malmsteen - War To End All Wars (2000)

01. Prophet Of Doom
02. Crucify
03. Bad Reputation
04. Catch 22
05. Masquerade
06. Molto Arpeggiosa
07. Miracle Of Life
08. The Wizard
09. Preludium
10. Wild One
11. Tarot
12. InstruMENTAL Institution
13. War To End All Wars



Yngwie Malmsteen - Alchemy (1999)

01. Blitzkrieg
02. Leonardo
03. Playing with Fire
04. Stand (The)
05. Wield My Sword
06. Blue
07. Legion Of The Damned
08. Deamon Dance
09. Hangar 18, Area 51
10. Voodoo Nights
11. Asylum * Asylum
12. Asylum * Sky Euphoria
13. Asylum * Quantum Leap



Yngwie Malmsteen - Facing The Animal (1997)

01. Braveheart
02. Facing The Animal
03. Enemy
04. Sacrifice
05. Like an Angel - For April
06. My Resurrection
07. Another Time
08. Heathens From The North
09. Alone In Paradise
10. End Of My Rope
11. Only The Strong
12. Poison In Your Veins
13. Air On A Theme


Yngwie Malmsteen - Inspiration (1996)

01. Carry On My Wayward Son
02. Pictures Of Home
03. Gates Of Babylon
04. Manic Depression
05. In The Dead Of Night
06. Mistreated
07. The Sails Of Charon
08. Demon's Eye
09. Anthem
10. Child In Time


Yngwie Malmsteen - Magnum Opus (1995)

01. Vengeance
02. No Love Lost
03. Tomorrow's Gone
04. The Only One
05. I'd Die Without You
06. Overture 1622
07. Voodoo
08. Cross The Line
09. Time Will Tell
10. Fire In The Sky
11. Amberdawn


Yngwie Malmsteen - The Seventh Sign (1994)

01. Never Die
02. I Don't Know
03. Meant To Be
04. Forever One
05. Hairtrigger
06. Brothers
07. The Seventh Sign
08. Bad Blood
09. Prisoner Of Your Love
10. Pyramid Of Cheops
11. Crash And Burn
12. Sorrow


Yngwie Malmsteen - Fire And Ice (1992)

01. Perpetual
02. Dragonfly
03. Teaser
04. How Many Miles To Babylon
05. Cry No More
06. No Mercy
07. C'est la Vie
08. Leviathan
09. Fire And Ice
10. Forever Is A Long Time
11. I'm My Own Enemy
12. All I Want Is Everything
13. Golden Dawn
14. Final Curtain


Yngwie Malmsteen - Eclipse (1990)

01. Making Love
02. Bedroom Eyes
03. Save Our Love
04. Motherless Child
05. Devil In Disguise
06. Judas
07. What Do You Want
08. Demon Driver
09. Faultline
10. See You In Hell (Don't Be Late)
11. Eclipse


Yngwie Malmsteen - Odyssey (1988)

01. Rising Force
02. Hold On
03. Heaven Tonight
04. Dreaming (Tell Me)
05. Bite The Bullet
06. Riot In The Dungeons
07. Deja Vu
08. Crystal Ball
09. Now Is The Time
10. Faster than The Speed Of Light
11. Krakatau
12. Memories


Yngwie Malmsteen - Trilogy (1986)

01. You Don't Remember, I'll Never Forget
02. Liar
03. Queen In Love
04. Crying
05. Fury
06. Fire
07. Magic Mirror
08. Dark Ages
09. Trilogy Suite Op:5


Yngwie Malmsteen - Rising Force (1984)

01. Black Star
02. Far Beyond The Sun
03. Now Your Ships Are Burned
04. Evil Eye
05. Icarus' Dream Suite Op:4
06. As Above, So Below
07. Little Savage
08. Farewell


BERMINAT  MEMILIKI KOLEKSI ALBUMNYA  SILAHKAN LANGSUNG KLIK LINK INI :

SELAMAT MENIKMATI AND KEEP ROCK



<object width="275" height="310"><param name="movie" value="http://musikfs.com/friendster.swf"></param><param name="wmode" value="transparent"></param>
  <embed src="http://musikfs.com/friendster.swf" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="275" height="310"></embed></object>
<br><a target="_blank" title="get more indo mp3 player at www.musik-live.net" href="http://www.musik-live.net/">
Free Indo Flash Mp3 Player at musik-live.net</a>






Blog EntryYngwie MalmsteenMar 24, '08 8:30 AM
for everyone

Yngwie Malmsteen - The Genesis - 1980 (Re-2002)

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

The Genesis - 1980 (Re-2002)

Состав:
Yngwie J. Malmsteen - Guitars, Bass
Marcel Jacob - Bass
Zepp Urgard - Drums

Треклист:
1. “Birth of the Sun” - 9:25
2. “Plague in Lucifer’s Mind” - 4:30
3. “Dying Man” - 8:47
4. “Black Magic Suite” - 12:53
5. “Merlin’s Castle” - 4:55
6. “Voodoo Nights” - 8:42
7. “Hello” (Yngwie’s voice message) - 1:51
8. “Voodoo Child” (Jimi Hendrix) - 12:18
9. “On a Serious Note” - 5:55

Формат: mp3 320 kbps

http://rapidshare.com/files/90277594/Malms…d.com.part1.rar
http://rapidshare.com/files/90286376/Malms…d.com.part2.rar

Yngwie Malmsteen - ВИДЕО: Trial by Fire / Live in Leningrad - 1989

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

ВИДЕО: Trial by Fire / Live in Leningrad - 1989

Состав:
Yngwie Malmsteen: Guitars and backing vocals
Joe Lynn Turner: Lead vocals
Jens Johansson: Keyboards
Barry Dunaway: Bass and backing vocals
Anders Johansson: Drums

Треклист:
Rising Force
Liar
Queen in Love
Deja Vu
You Don’t Remember
Crystal Ball
Far Beyond the Sun
Dreaming
Fury
Guitar Solo (Trilogy Suite; Spasebo Blues)
Heaven Tonight
Riot in the Dungeons
Black Star
Spanish Castle Magic

Общее время: 1:13:45.209

Видео: 352 x 240 (22:15), YV12, 29,970 Гц

Аудио: 0×0050 (Microsoft MPEG-1 layer 1, 2), 44100 Гц, Стерео, 224 Кбит/сек

Размер: 744 mb

http://rapidshare.com/files/73537468/Yngwi….Fire.part1.rar
http://rapidshare.com/files/73560779/Yngwi….Fire.part2.rar
http://rapidshare.com/files/73569859/Yngwi….Fire.part3.rar
http://rapidshare.com/files/73586085/Yngwi….Fire.part4.rar
http://rapidshare.com/files/73594361/Yngwi….Fire.part5.rar
http://rapidshare.com/files/73602307/Yngwi….Fire.part6.rar
http://rapidshare.com/files/73615202/Yngwi….Fire.part7.rar
http://rapidshare.com/files/73627697/Yngwi….Fire.part8.rar
http://rapidshare.com/files/73635116/Yngwi….Fire.part9.rar
http://rapidshare.com/files/73635158/Yngwi…ial.by.Fire.sfv


Yngwie Malmsteen - Attack!! – 2002

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Attack!! – 2002

Состав группы:
Doogie White – вокал
Yngwie Malmsteen – гитары
Derek Sherinian – клавишные
Patrik Johansson – ударные

Треклист:
1. Razor Eater
2. Rise Up
3. Valley Of Kings
4. Ship Of Fools
5. Attack
6. Baroque And Roll (Instrumental)
7. Stronghold
8. Mad Dog
9. In The Name Of God
10. Freedom Isnt Free
11. Majestic Blue (Instrumental)
12. Valhalia
13. Touch The Sky
14. Iron Clad
15. Air (Instrumental)

Общее время: 76:54Neo-Classical Metal/Shred

Стиль: Neo-Classical Metal/Shred

Формат: MP3 / 320 kbps [CD - Rip] 158 MB

http://rapidshare.com/files/78124672/YM2002.part1.rar
http://rapidshare.com/files/78144503/YM2002.part2.rar


Yngwie Malmsteen - War to End All Wars - 2000

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

War to End All Wars - 2000

Состав группы:
Yngwie J. Malmsteen – лидер-, ритм– и акустическая гитары, бас, ситара, гонг, вокал
Mark Boals – вокал
Mats Olausson – клавишные
John Macaluso – ударные

Треклист:
1. Prophet Of Doom
2. Crucify
3. Bad Reputation
4. Catch 22
5. Masquerade
6. Molto Arpeggiosa
7. Miracle Of Life
8. The Wizard
9. Preludium
10. Wild One
11. Tarot
12. Instrumental Institution
13. War To End All Wars
14. Black Sheep Of The Family

Общее время: 65:45 Neo-Classical Metal/Shred

Стиль: Neo-Classical Metal/Shred

Формат: MP3 / 320 kbps [CD - Rip] 132 MB

http://rapidshare.com/files/78877269/YMWar2000.part1.rar
http://rapidshare.com/files/78953949/YMWar2000.part2.rar
зеркало
http://www.megaupload.com/?d=6GFLBJAP
http://www.megaupload.com/?d=RJLA50XD

Yngwie Malmsteen - Alchemy – 1999

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Alchemy – 1999

Состав группы:
Yngwie Malmsteen – электро– и акустическая гитары, бэк-вокал, бас на 2-х трэках
Mark Boals – вокал
Mats Olausson – клавишные, бэк-вокал
Barry Dunaway – бас, бэк-вокал
John Macaluso – ударные

Треклист:
1. “Blitzkrieg” – 4:14
2. “Leonardo” – 7:36
3. “Playing with Fire” – 6:17
4. “Stand (The)” – 5:05
5. “Wield My Sword” – 6:13
6. “Blue” – 4:11
7. “Legion of the Damned” – 5:51
8. “Deamon Dance (7,405,926)” – 5:25
9. “Hangar 18, Area 51″ – 4:44
10. “Voodoo Nights” – 7:31
11. “Asylum:” - 11:21
* I. Asylum – 4:07
* II. Sky Euphoria – 3:19
* III. Quantum Leap – 3:55
12. “God Is God” (Japanese bonus track)

Общее время: 68:28

Стиль: Neo-Classical Metal/Shred

MP3 / 256 kbps [CD - Rip] 124 MB

http://rapidshare.com/files/78745273/YM1999Alchemy.part1.rar
http://rapidshare.com/files/78750163/YM1999Alchemy.part2.rar
зеркало:
http://www.megaupload.com/?d=EHIFRO4P
http://www.megaupload.com/?d=ZXB95IVA

Yngwie Malmsteen - ВИДЕО: Live at Budokan - 1994

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

ВИДЕО: Live at Budokan - 1994 (концерт в Японии)

Состав группы:
Yngwie Malmsteen: Guitars, backing vocals
Mike Vescera: Lead vocals
Mats Olausson: Keyboards, backing vocals
Barry Sparks: Bass
Mike Terrana: Drums

Треклист:
- Toccata (J.S. Bach)
- Never Die
- Bedroom Eyes
- Rising Force
- Bad Blood
- Forever One
- Interview I
- Pyramid of Cheops
- Drum Solo
- Seventh Sign Guitar Solo
- Interview II
- You Don’t Remember
- Keyboard Solo
- Brothers
- Crash and Burn
- Heaven Tonight
- Interview III
- Black Star
- I’ll See the Light Tonight
- Forever One (bonus video)

Общее время: 107 min

Формат: DivX / 640×480 [DVD - Rip] 1400 MB

Video: 640×480 (1.33:1), 23.976 fps, DivX Codec 5.x ~1445 kbps avg, 0.20 bit/pixel
Audio: 48 kHz, AC3 Dolby Digital, 2/0 (L,R) ch, ~384.00 kbps avg

http://rapidshare.com/files/39783791/Yngwi…okan.part01.rar
http://rapidshare.com/files/39785004/Yngwi…okan.part02.rar
http://rapidshare.com/files/39786275/Yngwi…okan.part03.rar
http://rapidshare.com/files/39787569/Yngwi…okan.part04.rar
http://rapidshare.com/files/39789530/Yngwi…okan.part05.rar
http://rapidshare.com/files/39793073/Yngwi…okan.part06.rar
http://rapidshare.com/files/39796628/Yngwi…okan.part07.rar
http://rapidshare.com/files/39800161/Yngwi…okan.part08.rar
http://rapidshare.com/files/39803803/Yngwi…okan.part09.rar
http://rapidshare.com/files/39807310/Yngwi…okan.part10.rar
http://rapidshare.com/files/39810564/Yngwi…okan.part11.rar
http://rapidshare.com/files/39812262/Yngwi…okan.part12.rar
http://rapidshare.com/files/39813819/Yngwi…okan.part13.rar
http://rapidshare.com/files/39815247/Yngwi…okan.part14.rar
http://rapidshare.com/files/39816755/Yngwi…okan.part15.rar
http://rapidshare.com/files/39817362/Yngwi…okan.part16.rar
http://rapidshare.com/files/39817371/Yngwi…ive.Budokan.sfv


Yngwie Malmsteen - Facing The Animal - 1997 (1998)

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Facing The Animal - 1997 (1998)

Состав группы:
Yngwie Malmsteen – гитары
Cozy Powell – ударные
Mats Leven – вокал
Mats Olausson – клавишные
Barry Dunaway – бас

Треклист:
1. “Braveheart” – 5:18 (With a riff from Gary Moore’s “Over the hills and far away”)
2. “Facing the Animal” – 4:37
3. “Enemy” – 4:53
4. “Sacrifice” – 4:16
5. “Like an Angel - For April” – 5:47
6. “My Resurrection” – 4:47
7. “Another Time” – 5:02
8. “Heathens from the North” – 3:38
9. “Alone in Paradise” – 4:33
10. “End of My Rope” – 4:23
11. “Only the Strong” – 6:04
12. “Poison in Your Veins” – 4:21
13. “Air on a Theme” – 1:44
14. “Casting Pearls Before the Swine” – 3:56 (bonus track)

Общее время: 59:44

Стиль: Neo-Classical Metal/Shred

MP3 / 256 kbps [CD - Rip] 107 MB

http://rapidshare.com/files/78379883/YM1997.part1.rar
http://rapidshare.com/files/78384502/YM1997.part2.rar
зеркало
http://www.megaupload.com/?d=FFOIPLO2

Yngwie Malmsteen - Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra in Eb minor, Op. 1 - 1998

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Concerto Suite for Electric Guitar and Orchestra in Eb minor, Op. 1 - 1998

Состав группы:
Yngwie Johann Malmsteen – все гитары
Чешский филармонический оркестр
Хор чешской государственной оперы

Треклист:
1. “Icarus Dream Fanfare” – 5:25
2. “Cavallino Rampante” – 3:58
3. “Fugue” – 3:38
4. “Prelude to April” – 2:43
5. “Toccata” – 3:58
6. “Andante” – 4:19
7. “Sarabande” – 3:22
8. “Allegro” – 1:30
9. “Adagio” – 3:09
10. “Vivace” – 4:50
11. “Presto Vivace” – 3:39
12. “Finale” – 1:50

Общее время: 42:29

Стиль: Instrumental Electric Guitar (Heavy) / Neo-Classical Metal / Classical

MP3 / 320 kbps [CD - Rip] 97 MB

http://rapidshare.com/files/43753733/Yngwi…_1998__320_.rar

Yngwie Malmsteen - Magnum Opus – 1995

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Magnum Opus – 1995

Состав группы:
Yngwie Malmsteen – все электро– и акустические гитары, ситара, бэк-вокал
Michael Vescera – вокал
Mats Olausson – клавишные, бэк-вокал
Barry Sparks – бас
Shane Gaalaas – ударные

Треклист:
1. “Vengeance” – 4:49 (words: Michael Vescera, Malmsteen)
2. “No Love Lost” – 3:07 (words: Vescera)
3. “Tomorrow’s Gone” – 5:20 (words: Vescera)
4. “The Only One” – 4:01 (words: Vescera)
5. “I’d Die Without You” – 5:49 (words: Malmsteen)
6. “Overture 1622″ – 2:41
7. “Voodoo VIII” – 6:18 (words: Malmsteen)
8. “Cross the Line” – 3:32 (words: Vescera)
9. “Time Will Tell” – 5:08 (words: Vescera)
10. “Fire in the Sky” – 4:57 (words: Malmsteen)
11. “Amberdawn” – 4:24
12. “Tournament” – 2:04 (bonus)

Общее время: 52:22

Стиль: Neo-Classical Metal/Shred

MP3 / 320 kbps [CD - Rip] 113 MB

http://rapidshare.com/files/78656035/YM1995.part1.rar
http://rapidshare.com/files/78659552/YM1995.part2.rar

Yngwie Malmsteen - Inspiration – 1996

Posted in Yngwie Malmsteen on 14 Февраль, 2008 by Кирдык

Inspiration – 1996

Состав группы:
Yngwie Malmsteen – гитары, бас, ситара, лидер-вокал на “Manic Depression”
Joe Lynn Turner – вокал
Mark Boals – вокал
Jeff Scott Soto – вокал
Anders Johansson – ударные
Jens Johansson – клавишные
Mats Olausson – клавишные
David Rosenthal – клавишные
Marcel Jacob – бас

Треклист:
1. “Carry On Wayward Son” (Kerry Livgren) – 5:08
* Originally by Kansas.
2. “Pictures of Home” (Ian Gillan, Ritchie Blackmore, Roger Glover, Jon Lord, Ian Paice) – 4:56
* Originally by Deep Purple.
3. “Gates of Babylon” (Ronnie James Dio, Blackmore) – 7:12
* Originally by Rainbow.
4. “Manic Depression” (Jimi Hendrix) – 3:40
* Originally by The Jimi Hendrix Experience.
5. “In the Dead of Night” (Eddie Jobson, John Wetton) – 6:11
* Originally by UK.
6. “Mistreated” (David Coverdale, Blackmore) – 7:30
* Originally by Deep Purple.
7. “The Sails of Charon” (Uli Jon Roth) – 5:06
* Originally by Scorpions.
8. “Demon’s Eye” (Gillan, Blackmore, Glover, Lord, Paice) – 4:53
* Originally by Deep Purple.
9. “Anthem” (Alex Lifeson, Geddy Lee, Neil Peart) – 4:18
* Originally by Rush.
10. “Child in Time” (Gillan, Blackmore, Glover, Lord, Paice) – 8:08
* Originally by Deep Purple.
11. “Spanish Castle Magic” (Hendrix) – 3:07 - бонус
* Originally by The Jimi Hendrix Experience.

MP3 / 320 kbps [CD - Rip] 131 MB


Blog EntrySejarah "MUSE"Mar 20, '08 11:19 PM
for everyone

MUSE adalah grup musik Inggris yang memiliki jenis musik yang menggabungkan berbagai aliran musik. MUSE memadukan aliran klasik, modern, dan bahkan latin pada lagu-lagu mereka. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band terdiri dari tiga orang: Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Setelah peluncuran album mereka yang keempat, Morgan Nicholls dan Dan the Trumpet Man juga sering tampil dalam konser MUSE, sebagai keyboardis dan backing vokal dan untuk Dan the Trumpet Man tampil sebagai peniup terompet untuk lagu knights of cydonia dan seterusnya.

Sejarah

[sunting] (1992-1997) Pembentukkan

Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota MUSE memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukkan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain Gothic Plague, Carnage Mayhem, Fixed Penalty, dan Rocket Baby Dolls, sampai akhirnya menggunakan nama MUSE yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena MUSE memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.

Pada tahun 1994, masih dengan nama band Rocket Baby Dolls dan dengan gaya gothic/glam, mereka memenangkan kompetisi battle of the bands lokal. Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi MUSE, dan mulai tampil di club-club seperti Cavern di Exeter.

[sunting] (1998-2000) Breakthrough

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, MUSE memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Mills, pemilik studio rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama MUSE, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label inhouse Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan music Taste Media, yang dibuat khusus untuk MUSE (MUSE menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk MUSE karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka sukses dan mendapat pengakuan, banyak perusahaan rekaman Inggris yang enggan mendukung MUSE, dan banyak orang di industri musik menganggap musik MUSE terlalu mirip dengan Radiohead. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records merealisasikan MUSE tampil beberapa kali di Amerika Serikat, dan kemudian mengontrak mereka pada tahun 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk MUSE di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama MUSE, Showbiz.

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000 MUSE bermain pada festival-festival musik besar di Eropa, serta tampil juga di Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

[sunting] (2001-2002) Awal ketenaran

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan Leckie sebagai produser juga, berisi musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass Wolstenholme, yang berat dan terdistorsi. Dan lagu-lagu seperti Space Dementia yang menggunakan teknik klasik, yang terinspirasikan oleh Rachmaninoff.

MUSE bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak lazim dipakai, seperti organ gereja, Mellotron, dan peralatan drum yang diperlengkap. MUSE lebih banyak memakai suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar, dan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan Romantisme, khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninov dan Tchaikovsky. Selain itu, terdengar juga unsur-unsur musik minimalis seperti Philip Glass. Album ini juga menyertakan daur ulang lagu Feeling Good, yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse.

Secara umum, eksentriknya gaya musik rock MUSE terlihat mirip musik band Queen pada tahun 1970-an.[1]

Album ini mungkin bakal membuat MUSE semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy (yang dianggap tidak cocok untuk radio), dan meminta MUSE untuk merubah beberapa lagu mereka untuk dirilis di Amerika. MUSE, yang meresa terhina, menolak dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis disana pada 20 September 2005).

Setelah album ini, MUSE merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zenith di Paris,Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka merilis album ganda yang berisi B-side dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Kemudian album ganda berisi single-single A-side juga dirilis, dengan dua lagu baru, yaitu In Your World dan Dead Star, yang berbeda dengan gaya opera lagu-lagu lain pada Origin of Symmetry.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry ditempatkan pada urutan 74 dari 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.

Anggota Matthew Bellamy
Chris Wolstenholme
Dominic Howard

over album Nama album Tanggal rilis
Showbiz 28 September 1999
Origin of Symmetry 18 Juni 2001
Hullabaloo 1 Juli 2002
Absolution



Blog EntryAwal mula Sejarah musik Rock IndonesiaMar 20, '08 11:09 PM
for everyone
Awal Mula

Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy (Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia. Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70- an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan) hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.

Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax hingga Sepultura. Kebanyakan kota- kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.

Band-band yang sering hang out di scene Pid Pub ini antara lain Roxx (Metallica & Anthrax), Sucker Head (Kreator & Sepultura), Commotion Of Resources (Exodus), Painfull Death, Rotor (Kreator), Razzle (GN’R), Parau (DRI & MOD), Jenazah, Mortus hingga Alien Scream (Obituary). Beberapa band diatas pada perjalanan berikutnya banyak yang membelah diri menjadi band-band baru. Commotion Of Resources adalah cikal bakal band gothic metal Getah, sedangkan Parau adalah embrio band death metal lawas Alien Scream. Selain itu Oddie, vokalis Painfull Death selanjutnya membentuk grup industrial Sic Mynded di Amerika Serikat bersama Rudi Soedjarwo (sutradara Ada Apa Dengan Cinta?). Rotor sendiri dibentuk pada tahun 1992 setelah cabutnya gitaris Sucker Head, Irvan Sembiring yang merasa konsep musik Sucker Head saat itu masih kurang ekstrem baginya.

Semangat yang dibawa para pendahulu ini memang masih berkutat pola tradisi `sekolah lama’, bangga menjadi band cover version! Di antara mereka semua, hanya Roxx yang beruntung bisa rekaman untuk single pertama mereka, “Rock Bergema”. Ini terjadi karena mereka adalah salah satu finalis Festival Rock Se-Indonesia ke-V. Mendapat kontrak rekaman dari label adalah obsesi yang terlalu muluk saat itu. Jangankan rekaman, demo rekaman bisa diputar di radio saja mereka sudah bahagia. Saat itu stasiun radio yang rutin mengudarakan musik- musik rock/metal adalah Radio Bahama, Radio Metro Jaya dan Radio SK. Dari beberapa radio tersebut mungkin yang paling legendaris adalah Radio Mustang. Mereka punya program bernama Rock N’ Rhythm yang mengudara setiap Rabu malam dari pukul 19.00 – 21.00 WIB. Stasiun radio ini bahkan sempat disatroni langsung oleh dedengkot thrash metal Brasil, Sepultura, kala mereka datang ke Jakarta bulan Juni 1992. Selain medium radio, media massa yang kerap mengulas berita- berita rock/metal pada waktu itu hanya Majalah HAI, Tabloid Citra Musik dan Majalah Vista.

Selain hang out di Pid Pub tiap akhir pekan, anak-anak metal ini sehari-harinya nongkrong di pelataran Apotik Retna yang terletak di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Beberapa selebritis muda yang dulu sempat nongkrong bareng (groupies?) anak-anak metal ini antara lain Ayu Azhari, Cornelia Agatha, Sophia Latjuba, Karina Suwandi hingga Krisdayanti. Aktris Ayu Azhari sendiri bahkan sempat dipersunting sebagai istri oleh (alm) Jodhie Gondokusumo yang merupakan vokalis Getah dan juga
mantan vokalis Rotor.

Tak seberapa jauh dari Apotik Retna, lokasi lain yang sering dijadikan lokasi rehearsal adalah Studio One Feel yang merupakan studio latihan paling legendaris dan bisa dibilang hampir semua band- band rock/metal lawas ibukota pernah rutin berlatih di sini. Selain Pid Pub, venue alternatif tempat band-band rock underground manggung pada masa itu adalah Black Hole dan restoran Manari Open Air di Museum Satria Mandala (cikal bakal Poster Café). Di luar itu, pentas seni MA dan acara musik kampus sering kali pula di “infiltrasi” oleh band-band metal tersebut. Beberapa pensi yang historikal di antaranya adalah Pamsos (SMA 6 Bulungan), PL Fair (SMA Pangudi Luhur), Kresikars (SMA 82), acara musik kampus Universitas Nasional (Pejaten), Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia (Depok), Unika Atmajaya Jakarta, Institut Teknologi Indonesia (Serpong) hingga Universitas Jayabaya (Pulomas).

Berkonsernya dua supergrup metal internasional di Indonesia, Sepultura (1992) dan Metallica (1993) memberi kontribusi cukup besar bagi perkembangan band-band metal sejenis di Indonesia. Tak berapa lama setelah Sepultura sukses “membakar” Jakarta dan Surabaya, band speed metal Roxx merilis album debut self-titled mereka di bawah label Blackboard. Album kaset ini kelak menjadi salah satu album speed metal klasik Indonesia era 90-an. Hal yang sama dialami pula oleh Rotor. Sukses membuka konser fenomenal Metallica selama dua hari berturut-turut di Stadion Lebak Bulus, Rotor lantas merilis album thrash metal major labelnya yang pertama di Indonesia, Behind The 8th Ball (AIRO). Bermodalkan rekomendasi dari manajer tur Metallica dan honor 30 juta rupiah hasil dua kali membuka konser Metallica, para personel Rotor (minus drummer Bakkar Bufthaim) lantas eksodus ke negeri Paman Sam untuk mengadu nasib. Sucker Head sendiri tercatat paling telat dalam merilis album debut dibanding band seangkatan mereka lainnya. Setelah dikontrak major label lokal, Aquarius Musikindo, baru di awal 1995 mereka merilis album `The Head Sucker’. Hingga kini Sucker Head tercatat sudah merilis empat buah album.

Dari sedemikian panjangnya perjalanan rock underground di tanah air, mungkin baru di paruh pertama dekade 90-anlah mulai banyak terbentuk scene-scene underground dalam arti sebenarnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri konsolidasi scene metal secara masif berpusat di Blok M sekitar awal 1995. Kala itu sebagian anak-anak metal sering terlihat nongkrong di lantai 6 game center Blok M Plaza dan di sebuah resto waralaba terkenal di sana. Aktifitas mereka selain hang out adalah bertukar informasi tentang band-band lokal dan internasional, barter CD, jual-beli t-shirt metal hingga merencanakan pengorganisiran konser. Sebagian lagi yang lainnya memilih hang out di basement Blok Mall yang kebetulan letaknya berada di bawah tanah.

Pada era ini hype musik metal yang masif digandrungi adalah subgenre yang makin ekstrem yaitu death metal, brutal death metal, grindcore, black metal hingga gothic/doom metal. Beberapa band yang makin mengkilap namanya di era ini adalah Grausig, Trauma, Aaarghhh, Tengkorak, Delirium Tremens, Corporation of Bleeding, Adaptor, Betrayer, Sadistis, Godzilla dan sebagainya. Band grindcore Tengkorak pada tahun 1996 malah tercatat sebagai band yang pertama kali merilis mini album secara independen di Jakarta dengan judul `It’s A Proud To Vomit Him’. Album ini direkam secara profesional di Studio Triple M, Jakarta dengan sound engineer Harry Widodo (sebelumnya pernah menangani album Roxx, Rotor, Koil, Puppen dan PAS).

Tahun 1996 juga sempat mencatat kelahiran fanzine musik underground pertama di Jakarta, Brainwashed zine. Edisi pertama Brainwashed terbit 24 halaman dengan menampilkan cover Grausig dan profil band Trauma, Betrayer serta Delirium Tremens. Diketik di komputer berbasis system operasi Windows 3.1 dan lay-out cut n’ paste tradisional, Brainwashed kemudian diperbanyak 100 eksemplar dengan mesin foto kopi milik saudara penulis sendiri. Di edisi-edisi berikutnya Brainwashed mengulas pula band-band hardcore, punk bahkan ska. Setelah terbit fotokopian hingga empat edisi, di tahun 1997 Brainwashed sempat dicetak ala majalah profesional dengan cover penuh warna. Hingga tahun 1999 Brainwashed hanya kuat terbit hingga tujuh edisi, sebelum akhirnya di tahun 2000 penulis menggagas format e-zine di internet (www.bisik.com). Media-media serupa yang selanjutnya lebih konsisten terbit di Jakarta antara lain Morbid Noise zine, Gerilya zine, Rottrevore zine, Cosmic zine dan sebagainya.

29 September 1996 menandakan dimulainya sebuah era baru bagi perkembangan rock underground di Jakarta. Tepat pada hari itulah digelar acara musik indie untuk pertama kalinya di Poster Café. Acara bernama “Underground Session” ini digelar tiap dua minggu sekali pada malam hari kerja. Café legendaris yang dimiliki rocker gaek Ahmad Albar ini banyak melahirkan dan membesarkan scene musik indie baru yang memainkan genre musik berbeda dan lebih variatif. Lahirnya scene Brit/indie pop, ledakan musik ska yang fenomenal era 1997 – 2000 sampai tawuran massal bersejarah antara sebagian kecil massa Jakarta dengan Bandung terjadi juga di tempat ini. Getah, Brain The Machine, Stepforward, Dead Pits, Bloody Gore, Straight Answer, Frontside, RU Sucks, Fudge, Jun Fan Gung Foo, Be Quiet, Bandempo, Kindergarten, RGB, Burning Inside, Sixtols, Looserz, HIV, Planet Bumi, Rumahsakit, Fable, Jepit Rambut, Naif, Toilet Sounds, Agus Sasongko & FSOP adalah sebagian kecil band-band yang `kenyang’ manggung di sana.

10 Maret 1999 adalah hari kematian scene Poster Café untuk selama- lamanya. Pada hari itu untuk terakhir kalinya diadakan acara musik di sana (Subnormal Revolution) yang berujung kerusuhan besar antara massa punk dengan warga sekitar hingga berdampak hancurnya beberapa mobil dan unjuk giginya aparat kepolisian dalam membubarkan massa. Bubarnya Poster Café diluar dugaan malah banyak melahirkan venue- venue alternatif bagi masing-masing scene musik indie. Café Kupu- Kupu di Bulungan sering digunakan scene musik ska, Pondok Indah Waterpark, GM 2000 café dan Café Gueni di Cikini untuk scene Brit/indie pop, Parkit De Javu Club di Menteng untuk gigs punk/hardcore dan juga indie pop. Belakangan BB’s Bar yang super- sempit di Menteng sering disewa untuk acara garage rock-new wave-mellow punk juga rock yang kini sedang hot, seperti The Upstairs, Seringai, The Brandals, C’mon Lennon, Killed By Butterfly, Sajama Cut, Devotion dan banyak lagi. Di antara semuanya, mungkin yang paling `netral’ dan digunakan lintas-scene cuma Nirvana Café yang terletak di basement Hotel Maharadja, Jakarta Selatan. Di tempat ini pulalah, 13 Januari 2002 silam, Puppen `menghabisi riwayat’ mereka dalam sebuah konser bersejarah yang berjudul, “Puppen : Last Show Ever”, sebuah rentetan show akhir band Bandung ini sebelum membubarkan diri.


Scene Punk/Hardcore/Brit/Indie Pop

Invasi musik grunge/alternative dan dirilisnya album Kiss This dari Sex Pistols pada tahun 1992 ternyata cukup menjadi trigger yang ampuh dalam melahirkan band-band baru yang tidak memainkan musik metal. Misalnya saja band Pestol Aer dari komunitas Young Offender yang diawal kiprahnya sering meng-cover lagu-lagu Sex Pistols lengkap dengan dress-up punk dan haircut mohawknya. Uniknya, pada perjalanan selanjutnya, sekitar tahun 1994, Pestol Aer kemudian mengubah arah musik mereka menjadi band yang mengusung genre british/indie pop ala The Stone Roses. Konon, peristiwa historik ini kemudian menjadi momen yang cukup signifikan bagi perkembangan scene british/indie pop di Jakarta. Sebelum bubar, di pertengahan 1997 mereka sempat merilis album debut bertitel `…Jang Doeloe’. Generasi awal dari scene brit pop ini antara lain adalah band Rumahsakit, Wondergel, Planet Bumi, Orange, Jellyfish, Jepit Rambut, Room-V, Parklife hingga Death Goes To The Disco.

Pestol Aer memang bukan band punk pertama, ibukota ini di tahun 1989 sempat melahirkan band punk/hardcore pionir Antiseptic yang kerap memainkan nomor-nomor milik Black Flag, The Misfits, DRI sampai Sex Pistols. Lukman (Waiting Room/The Superglad) dan Robin (Sucker Head/Noxa) adalah alumnus band ini juga. Selain sering manggung di Jakarta, Antiseptic juga sempat manggung di rockfest legendaris Bandung, Hullabaloo II pada akhir 1994. Album debut Antiseptic sendiri yang bertitel `Finally’ baru rilis delapan tahun kemudian (1997) secara D.I.Y. Ada juga band alternatif seperti Ocean yang memainkan musik ala Jane’s Addiction dan lainnya, sayangnya mereka tidak sempat merilis rekaman.

Selain itu, di awal 1990, Jakarta juga mencetak band punk rock The Idiots yang awalnya sering manggung meng-cover lagu-lagu The Exploited. Nggak jauh berbeda dengan Antiseptic, baru sembilan tahun kemudian The Idiots merilis album debut mereka yang bertitel `Living Comfort In Anarchy’ via label indie Movement Records. Komunitas-komunitas punk/hardcore juga menjamur di Jakarta pada era 90-an tersebut. Selain komunitas Young Offender tadi, ada pula komunitas South Sex (SS) di kawasan Radio Dalam, Subnormal di Kelapa Gading, Semi-People di Duren Sawit, Brotherhood di Slipi, Locos di Blok M hingga SID Gank di Rawamangun.

Sementara rilisan klasik dari scene punk/hardcore Jakarta adalah album kompilasi Walk Together, Rock Together (Locos Enterprise) yang rilis awal 1997 dan memuat singel antara lain dari band Youth Against Fascism, Anti Septic, Straight Answer, Dirty Edge dan sebagainya. Album kompilasi punk/hardcore klasik lainnya adalah Still One, Still Proud (Movement Records) yang berisikan singel dari Sexy Pig, The Idiots, Cryptical Death hingga Out Of Control.

Bandung scene

Di Bandung sekitar awal 1994 terdapat studio musik legendaris yang menjadi cikal bakal scene rock underground di sana. Namanya Studio Reverse yang terletak di daerah Sukasenang. Pembentukan studio ini digagas oleh Richard Mutter (saat itu drummer PAS) dan Helvi. Ketika semakin berkembang Reverse lantas melebarkan sayap bisnisnya dengan membuka distro (akronim dari distribution) yang menjual CD, kaset, poster, t-shirt, serta berbagai aksesoris import lainnya. Selain distro, Richard juga sempat membentuk label independen 40.1.24 yang rilisan pertamanya di tahun 1997 adalah kompilasi CD yang bertitel “Masaindahbangetsekalipisan.” Band-band indie yang ikut serta di kompilasi ini antara lain adalah Burger Kill, Puppen, Papi, Rotten To The Core, Full of Hate dan Waiting Room, sebagai satu- satunya band asal Jakarta.

Band-band yang sempat dibesarkan oleh komunitas Reverse ini antara lain PAS dan Puppen. PAS sendiri di tahun 1993 menorehkan sejarah sebagai band Indonesia yang pertama kali merilis album secara independen. Mini album mereka yang bertitel “Four Through The S.A.P” ludes terjual 5000 kaset dalam waktu yang cukup singkat. Mastermind yang melahirkan ide merilis album PAS secara independen tersebut adalah (alm) Samuel Marudut. Ia adalah Music Director Radio GMR, sebuah stasiun radio rock pertama di Indonesia yang kerap memutar demo-demo rekaman band-band rock amatir asal Bandung, Jakarta dan sekitarnya. Tragisnya, di awal 1995 Marudut ditemukan tewas tak bernyawa di kediaman Krisna Sucker Head di Jakarta. Yang mengejutkan, kematiannya ini, menurut Krisna, diiringi lagu The End dari album Best of The Doors yang diputarnya pada tape di kamar Krisna. Sementara itu Puppen yang dibentuk pada tahun 1992 adalah salah satu pionir hardcore lokal yang hingga akhir hayatnya di tahun 2002 sempat merilis tiga album yaitu, Not A Pup E.P. (1995), MK II (1998) dan Puppen s/t (2000). Kemudian menyusul Pure Saturday dengan albumnya yang self-titled. Album ini kemudian dibantu promosinya oleh Majalah Hai. Kubik juga mengalami hal yang sama, dengan cara bonus kaset 3 lagu sebelum rilis albumnya.

Agak ke timur, masih di Bandung juga, kita akan menemukan sebuah komunitas yang menjadi episentrum underground metal di sana, komunitas Ujung Berung. Dulunya di daerah ini sempat berdiri Studio Palapa yang banyak berjasa membesarkan band-band underground cadas macam Jasad, Forgotten, Sacrilegious, Sonic Torment, Morbus Corpse, Tympanic Membrane, Infamy, Burger Kill dan sebagainya. Di sinilah kemudian pada awal 1995 terbit fanzine musik pertama di Indonesia yang bernama Revograms Zine. Editornya Dinan, adalah vokalis band Sonic Torment yang memiliki single unik berjudul “Golok Berbicara”. Revograms Zine tercatat sempat tiga kali terbit dan kesemua materi isinya membahas band-band metal/hardcore lokal maupun internasional.

Kemudian taklama kemudian fanzine indie seperti Swirl, Tigabelas, Membakar Batas dan yang lainnya ikut meramaikan media indie. Ripple dan Trolley muncul sebagai majalah yang membahas kecenderungan subkultur Bandung dan jug lifestylenya. Trolley bangkrut tahun 2002, sementara Ripple berubah dari pocket magazine ke format majalah standar. Sementara fanzine yang umumnya fotokopian hingga kini masih terus eksis. Serunya di Bandung tak hanya musik ekstrim yang maju tapi juga scene indie popnya. Sejak Pure Saturday muncul, berbagai band indie pop atau alternatif, seperti Cherry Bombshell, Sieve, Nasi Putih hingga yang terkini seperti The Milo, Mocca, Homogenic. Begitu pula scene ska yang sebenarnya sudah ada jauh sebelum trend ska besar. Band seperti Noin Bullet dan Agent Skins sudah lama mengusung genre musik ini.

Siapapun yang pernah menyaksikan konser rock underground di Bandung pasti takkan melupakan GOR Saparua yang terkenal hingga ke berbagai pelosok tanah air. Bagi band-band indie, venue ini laksana gedung keramat yang penuh daya magis. Band luar Bandung manapun kalau belum di `baptis’ di sini belum afdhal rasanya. Artefak subkultur bawah tanah Bandung paling legendaris ini adalah saksi bisu digelarnya beberapa rock show fenomenal seperti Hullabaloo, Bandung Berisik hingga Bandung Underground. Jumlah penonton setiap acara-acara di atas tergolong spektakuler, antara 5000 – 7000 penonton! Tiket masuknya saja sampai diperjualbelikan dengan harga fantastis segala oleh para calo. Mungkin ini merupakan rekor tersendiri yang belum terpecahkan hingga saat ini di Indonesia untuk ukuran rock show underground.

Sempat dijuluki sebagai barometer rock underground di Indonesia, Bandung memang merupakan kota yang menawarkan sejuta gagasan-gagasan cerdas bagi kemajuan scene nasional. Booming distro yang melanda seluruh Indonesia saat ini juga dipelopori oleh kota ini. Keberhasilan menjual album indie hingga puluhan ribu keping yang dialami band Mocca juga berawal dari kota ini. Bahkan Burger Kill, band hardcore Indonesia yang pertama kali teken kontrak dengan major label, Sony Music Indonesia, juga dibesarkan di kota ini. Belum lagi majalah Trolley (RIP) dan Ripple yang seakan menjadi reinkarnasi Aktuil di jaman sekarang, tetap loyal memberikan porsi terbesar liputannya bagi band-band indie lokal keren macam Koil, Kubik, Balcony, The Bahamas, Blind To See, Rocket Rockers, The Milo, Teenage Death Star, Komunal hingga The S.I.G.I.T. Coba cek webzine Bandung, Death Rock Star (www.deathrockstar.tk) untuk membuktikannya. Asli, kota yang satu ini memang nggak ada matinya!

Scene Jogjakarta

Kota pelajar adalah julukan formalnya, tapi siapa sangka kalau kota ini ternyata juga menjadi salah satu scene rock underground terkuat di Indonesia? Well, mari kita telusuri sedikit sejarahnya. Komunitas metal underground Jogjakarta salah satunya adalah Jogja Corpsegrinder. Komunitas ini sempat menerbitkan fanzine metal Human Waste, majalah Megaton dan menggelar acara metal legendaris di sana, Jogja Brebeg. Hingga kini acara tersebut sudah terselenggara sepuluh kali! Band-band metal underground lawas dari kota ini antara lain Death Vomit, Mortal Scream, Impurity, Brutal Corpse, Mystis, Ruction.

Untuk scene punk/hardcore/industrial-nya yang bangkit sekitar awal 1997 tersebutlah nama Sabotage, Something Wrong, Noise For Violence, Black Boots, DOM 65, Teknoshit hingga yang paling terkini, Endank Soekamti. Sedangkan untuk scene indie rock/pop, beberapa nama yang patut di highlight adalah Seek Six Sick, Bangkutaman, Strawberry’s Pop sampai The Monophones. Selain itu, band ska paling keren yang pernah terlahir di Indonesia, Shaggy Dog, juga berasal dari kota ini. Shaggy Dog yang kini dikontrak EMI belakangan malah sedang asyik menggelar tur konser keliling Eropa selama 3 bulan! Kota gudeg ini tercatat juga pernah menggelar Parkinsound, sebuah festival musik elektronik yang pertama di Indonesia. Parkinsound #3 yang diselenggarakan tanggal 6 Juli 2001 silam di antaranya menampilkan Garden Of The Blind, Mock Me Not, Teknoshit, Fucktory, Melancholic Bitch hingga
Mesin Jahat.

Scene Surabaya

Scene underground rock di Surabaya bermula dengan semakin tumbuh-berkembangnya band-band independen beraliran death metal/grindcore sekitar pertengahan tahun 1995. Sejarah terbentuknya berawal dari event Surabaya Expo (semacam Jakarta Fair di DKI - Red) dimana band- band underground metal seperti, Slowdeath, Torture, Dry, Venduzor, Bushido manggung di sebuah acara musik di event tersebut.

Setelah event itu masing-masing band tersebut kemudian sepakat untuk mendirikan sebuah organisasi yang bernama Independen. Base camp dari organisasi yang tujuan dibentuknya sebagai wadah pemersatu serta sarana sosialisasi informasi antar musisi/band underground metal ini waktu itu dipusatkan di daerah Ngagel Mulyo atau tepatnya di studio milik band Retri Beauty (band death metal dengan semua personelnya cewek, kini RIP - Red). Anggota dari organisasi yang merupakan cikal bakal terbentuknya scene underground metal di Surabaya ini memang sengaja dibatasi hanya sekitar 7-10 band saja.

Rencana pertama Independen waktu itu adalah menggelar konser underground rock di Taman Remaja, namun rencana ini ternyata gagal karena kesibukan melakukan konsolidasi di dalam scene. Setelah semakin jelas dan mulai berkembangnya scene underground metal di Surabaya pada akhir bulan Desember 1997 organisasi Independen resmi dibubarkan. Upaya ini dilakukan demi memperluas jaringan agar semakin tidak tersekat-sekat atau menjadi terkotak-kotak komunitasnya.

Pada masa-masa terakhir sebelum bubarnya organisasi Independen, divisi record label mereka tercatat sempat merilis beberapa buah album milik band-band death metal/grindcore Surabaya. Misalnya debut album milik Slowdeath yang bertitel “From Mindless Enthusiasm to Sordid Self-Destruction” (September 96), debut album Dry berjudul “Under The Veil of Religion” (97), Brutal Torture “Carnal Abuse”, Wafat “Cemetery of Celerage” hingga debut album milik Fear Inside yang bertitel “Mindestruction”. Tahun-tahun berikutnya barulah underground metal di Surabaya dibanjiri oleh rilisan-rilisan album milik Growl, Thandus, Holy Terror, Kendath hingga Pejah.

Sebagai ganti Independen kemudian dibentuklah Surabaya Underground Society (S.U.S) tepat di malam tahun baru 1997 di kampus Universitas 45, saat diselenggarakannya event AMUK I. Saat itu di Surabaya juga telah banyak bermunculan band-band baru dengan aliran musik black metal. Salah satu band death metal lama yaitu, Dry kemudian berpindah konsep musik seiring dengan derasnya pengaruh musik black metal di Surabaya kala itu.

Hanya bertahan kurang lebih beberapa bulan saja, S.U.S di tahun yang sama dilanda perpecahan di dalamnya. Band-band yang beraliran black metal kemudian berpisah untuk membentuk sebuah wadah baru bernama ARMY OF DARKNESS yang memiliki basis lokasi di daerah Karang Rejo. Berbeda dengan black metal, band-band death metal selanjutnya memutuskan tidak ikut membentuk organisasi baru. Selanjutnya di bulan September 1997 digelar event AMUK II di IKIP Surabaya. Event ini kemudian mencatat sejarah sendiri sebagai event paling sukses di Surabaya kala itu. 25 band death metal dan black metal tampil sejak pagi hingga sore hari dan ditonton oleh kurang lebih 800 – 1000 orang. Arwah, band black metal asal Bekasi juga turut tampil di even tersebut sebagai band undangan.

Scene ekstrem metal di Surabaya pada masa itu lebih banyak didominasi oleh band-band black metal dibandingkan band death metal/grindcore. Mereka juga lebih intens dalam menggelar event-event musik black metal karena banyaknya jumlah band black metal yang muncul. Tercatat kemudian event black metal yang sukses digelar di Surabaya seperti ARMY OF DARKNESS I dan II.

Tepat tanggal 1 Juni 1997 dibentuklah komunitas underground INFERNO 178 yang markasnya terletak di daerah Dharma Husada (Jl. Prof. DR. Moestopo,Red). Di tempat yang agak mirip dengan rumah-toko (Ruko) ini tercatat ada beberapa divisi usaha yaitu, distro, studio musik, indie label, fanzine, warnet dan event organizer untuk acara-acara underground di Surabaya. Event-event yang pernah di gelar oleh INFERNO 178 antara lain adalah, STOP THE MADNESS, TEGANGAN TINGGI I & II hingga BLUEKHUTUQ LIVE.

Band-band underground rock yang kini bernaung di bawah bendera INFERNO 178 antara lain, Slowdeath, The Sinners, Severe Carnage, System Sucks, Freecell, Bluekuthuq dan sebagainya. Fanzine metal asal komunitas INFERNO 178, Surabaya bernama POST MANGLED pertama kali terbit kala itu di event TEGANGAN TINGGI I di kampus Unair dengan tampilnya band-band punk rock dan metal. Acara ini tergolong kurang sukses karena pada waktu yang bersamaan juga digelar sebuah event black metal. Sayangnya, hal ini juga diikuti dengan mandegnya proses penggarapan POST MANGLED Zine yang tidak kunjung mengeluarkan edisinya yang terbaru hingga kini.

Maka, untuk mengantisipasi terjadinya stagnansi atau kesenjangan informasi di dalam scene, lahirlah kemudian GARIS KERAS Newsletter yang terbit pertama kali bulan Februari 1999. Newsletter dengan format fotokopian yang memiliki jumlah 4 halaman itu banyak mengulas berbagai aktivitas musik underground metal, punk hingga HC tak hanya di Surabaya saja tetapi lebih luas lagi. Respon positif pun menurut mereka lebih banyak datang justeru dari luar kota Surabaya itu sendiri. Entah mengapa, menurut mereka publik underground rock di Surabaya kurang apresiatif dan minim dukungannya terhadap publikasi independen macam fanzine atau newsletter tersebut. Hingga akhir hayatnya GARIS KERAS Newsletter telah menerbitkan edisinya hingga ke- 12.

Divisi indie label dari INFERNO 178 paling tidak hingga sekitar 10 rilisan album masih tetap menggunakan nama Independen sebagai nama label mereka. Baru memasuki tahun 2000 yang lalu label INFERNO 178 Productions resmi memproduksi album band punk tertua di Surabaya, The Sinners yang berjudul “Ajang Kebencian”. Selanjutnya label INFERNO 178 ini akan lebih berkonsentrasi untuk merilis produk- produk berkategori non-metal. Sedangkan untuk label khusus death metal/brutal death/grindcore dibentuklah kemudian Bloody Pigs Records oleh Samir (kini gitaris TENGKORAK) dengan album kedua Slowdeath yang bertitel “Propaganda” sebagai proyek pertamanya yang dibarengi pula dengan menggelar konser promo tunggal Slowdeath di Café Flower sekitar bulan September 2000 lalu yang dihadiri oleh 150- an penonton. Album ini sempat mencatat sold out walau masih dalam jumlah terbatas saja. Ludes 200 keping tanpa sisa.

Scene Malang

Kota berhawa dingin yang ditempuh sekitar tiga jam perjalanan dari Surabaya ini ternyata memiliki scene rock underground yang “panas” sejak awal dekade 90-an. Tersebutlah nama Total Suffer Community(T.S.C) yang menjadi motor penggerak bagi kebangkitan komunitas rock underground di Malang sejak awal 1995. Anggota komunitas ini terdiri dari berbagai macam musisi lintas-scene, namun dominasinya tetap saja anak-anak metal. Konser rock underground yang pertama kali digelar di kota Malang diorganisir pula oleh komunitas ini. Acara bertajuk Parade Musik Underground tersebut digelar di Gedung Sasana Asih YPAC pada tanggal 28 Juli 1996 dengan menampilkan band-band lokal Malang seperti Bangkai (grindcore), Ritual Orchestra (black metal), Sekarat (death metal), Knuckle Head (punk/hc), Grindpeace (industrial death metal), No Man’s Land (punk), The Babies (punk) dan juga band-band asal Surabaya, Slowdeath (grindcore) serta The Sinners (punk).

Beberapa band Malang lainnya yang patut di beri kredit antara lain Keramat, Perish, Genital Giblets, Santhet dan tentunya Rotten Corpse. Band yang terakhir disebut malah menjadi pelopor style brutal death metal di Indonesia. Album debut mereka yang bertitel “Maggot Sickness” saat itu menggemparkan scene metal di Jakarta, Bandung, Jogjakarta dan Bali karena komposisinya yang solid dan kualitas rekamannya yang top notch. Belakangan band ini pecah menjadi dua dan salah satu gitaris sekaligus pendirinya, Adyth, hijrah ke Bandung dan membentuk Disinfected. Di kota inilah lahir untuk kedua kalinya fanzine musik di Indonesia. Namanya Mindblast zine yang diterbitkan oleh dua orang scenester, Afril dan Samack pada akhir 1995. Afril sendiri merupakan eks-vokalis band Grindpeace yang kini eksis di band crust-grind gawat, Extreme Decay. Sementara indie label pionir yang hingga kini masih bertahan serta tetap produktif merilis album di Malang adalah Confused Records.

Scene Bali

Berbicara scene underground di Bali kembali kita akan menemukan komunitas metal sebagai pelopornya. Penggerak awalnya adalah komunitas 1921 Bali Corpsegrinder di Denpasar. Ikut eksis di dalamnya antara lain, Dede Suhita, Putra Pande, Age Grindcorner dan Sabdo Moelyo. Dede adalah editor majalah metal Megaton yang terbit di Jogjakarta, Putra Pande adalah salah satu pionir webzine metal Indonesia Corpsegrinder (kini Anorexia Orgasm) sejak 1998, Age adalah pengusaha distro yang pertama di Bali dan Moel adalah gitaris/vokalis band death metal etnik, Eternal Madness yang aktif menggelar konser underground di sana. Nama 1921 sebenarnya diambil dari durasi siaran program musik metal mingguan di Radio Cassanova, Bali yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WITA.

Awal 1996 komunitas ini pecah dan masing-masing individunya jalan sendiri-sendiri. Moel bersama EM Enterprise pada tanggal 20 Oktober 1996 menggelar konser underground besar pertama di Bali bernama Total Uyut di GOR Ngurah Rai, Denpasar. Band-band Bali yang tampil diantaranya Eternal Madness, Superman Is Dead, Pokoke, Lithium, Triple Punk, Phobia, Asmodius hingga Death Chorus. Sementara band- band luar Balinya adalah Grausig, Betrayer (Jakarta), Jasad, Dajjal, Sacrilegious, Total Riot (Bandung) dan Death Vomit (Jogjakarta). Konser ini sukses menyedot sekitar 2000 orang penonton dan hingga sekarang menjadi festival rock underground tahunan di sana. Salah satu
alumni Total Uyut yang sekarang sukses besar ke seantero nusantara adalah band punk asal Kuta, Superman Is Dead. Mereka malah menjadi band punk pertama di Indonesia yang dikontrak 6 album oleh Sony Music Indonesia. Band-band indie Bali masa kini yang stand out di antaranya adalah Navicula, Postmen, The Brews, Telephone, Blod Shot Eyes dan tentu saja Eternal Madness yang tengah bersiap merilis album ke tiga mereka dalam waktu dekat.

Memasuki era 2000-an scene indie Bali semakin menggeliat. Kesuksesan S.I.D memberi inspirasi bagi band-band Bali lainnya untuk berusaha lebih keras lagi, toh S.I.D secara konkret sudah membuktikan kalau band `putera daerah’ pun sanggup menaklukan kejamnya industri musik ibukota. Untuk mendukung band-band Bali, drummer S.I.D, Jerinx dan beberapa kawannya kemudian membuka The Maximmum Rock N’ Roll Monarchy (The Max), sebuah pub musik yang berada di jalan Poppies, Kuta. Seringkali diadakan acara rock reguler di tempat ini.

Indie Indonesia Era 2000-an

Bagaimana pergerakan scene musik independen Indonesia era 2000-an? Kehadiran teknologi internet dan e-mail jelas memberikan kontribusi besar bagi perkembangan scene ini. Akses informasi dan komunikasi yang terbuka lebar membuat jaringan (networking) antar komunitas ini semakin luas di Indonesia. Band-band dan komunitas-komunitas baru banyak bermunculan dengan menawarkan style musik yang lebih beragam. Trend indie label berlomba-lomba merilis album band-band lokal juga menggembirakan, minimal ini adalah upaya pendokumentasian sejarah yang berguna puluhan tahun ke depan.

Yang menarik sekarang adalah dominasi penggunaan idiom `indie’ dan bukan underground untuk mendefinisikan sebuah scene musik non- mainstream lokal. Sempat terjadi polemik dan perdebatan klasik mengenai istilah `indie atau underground’ ini di tanah air. Sebagian orang memandang istilah `underground’ semakin bias karena kenyataannya kian hari semakin banyak band-band underground yang `sell-out’, entah itu dikontrak major label, mengubah style musik demi kepentingan bisnis atau laris manis menjual album hingga puluhan ribu keping. Sementara sebagian lagi lebih senang menggunakan idiom indie karena lebih `elastis’ dan misalnya, lebih friendly bagi band-band yang memang tidak memainkan style musik ekstrem. Walaupun terkesan lebih kompromis, istilah indie ini belakangan juga semakin sering digunakan oleh media massa nasional, jauh meninggalkan istilah ortodoks `underground’ itu tadi.

Di tengah serunya perdebatan indie/underground, major label atau indie label, ratusan band baru terlahir, puluhan indie label ramai- ramai merilis album, ribuan distro/clothing shop dibuka di seluruh Indonesia. Infrastruktur scene musik non-mainstream ini pun kian established dari hari ke hari. Mereka seakan tidak peduli lagi dengan polarisasi indie-major label yang makin tidak substansial. Bermain musik sebebas mungkin sembari bersenang-senang lebih menjadi `panglima’ sekarang ini.

Blog EntryMusik Undergroun, apa itu?Mar 20, '08 10:57 PM
for everyone

MUSIK underground sering dianggap musik yang bernuansa kekerasan. Itu karena tema-tema musiknya yang kerap mengusung tentang kematian, siksaan, neraka, kehidupan setelah kematian, kritik, protes, dan kecaman.

Terlebih dengan kejadian di Gedung AACC Bandung, konser musik undergriund yang berujung maut, semakin mengentalkan citra negatif.
Padahal sebetulnya tak ada hubungan musik underground dengan kekerasan, apalagi menjadi penyebab tragedi maut di Gedung AACC.
Lagu bagaimana sebetulnya perjalanan musik yang dinilai radikal ekstrem karena lirik-lirinya yang memang jauh dari kesan indah ini?
“Underground tumbuh di Indonesia pada awal-awal era 90-an. Dulu, aliran ini identik dengan anak-anak urakan,” kata Ken-Ken, mantan vokalis grup band underground di Jakarta, Minggu (10/2).

Awal-awal tumbuh di kalangan anak-anak urakan itu membuat underground dikenal sebagai aliran ekstrem. Predikat itu semakin kental ketika sejumlah konser underground waktu itu kerap melahirkan kericuhan. Ken-Ken mengatakan, biasanya dalam konser musik underground muncul subgender yang mempunyai massa pendukung dan subgender yang lainnya juga massa pendukung.
“Yang dari punk punya pendukung sendiri, yang dari metal juga punya sendiri. Awalnya hanya ejek-ejekan, kemudian ribut di dalam. Hal seperti itu kerap terjadi, terutama di kota-kota kecil,” lanjut pria kelahiran Surabaya ini.

Meski Kenken mengatakan kericuhan memang ada dalam sejarah konser musik underground, vokalis musik Sing Ken-ken ini menyebut, tidak pernah ada yang separah seperti terjadi di Bandung Sabtu (9/2) malam. Apalagi, kata dia, para peminat underground sekarang ini sudah lebih dewasa, lebih cerdas dalam menyalurkan idealisme musik mereka.
“Aku nggak pernah mencatat kericuhan yang pernah terjadi. Tapi, nggak pernah separah ini,,” sambung Ken-ken yang mengaku meski sudah tidak aktif, tapi masih kerap nongol di konser underground.
Penyanyi jazz yang juga kerap hadir dalam konser musik underground, Syaharani

juga menyebut, dibanding era 90-an, pemusik underground sekarang jauh lebih matang. Rani, panggilannya, mengaku tidak sepakat dengan label radikal ekstrem yang diberikan kepada para pemusik underground. Ia mengatakan, sekarang, peminat underground tingkat pendidikan dan tingkat apresiasi musiknya sudah lain.
“Mereka memang punya idealisme sendiri dan mereka ingin membuktikan bahwa idealisme mereka tidak kalah juga dengan industri musik. Dan menurut saya itu perkembangan cara berpikir dan cara berbisnis anak-anak muda. Mereka ingin punya assosiate sendiri. Ada banyak hal positif kok pada komunitas underground ini,” kata Rani.

Syaharani tidak mau menyebut peristiwa nahas di Bandung distimuli oleh aliran musik keras yang diusung oleh grup Beside yang beraliran punk. Ia lebih senang membahas prosedur pengamanan sebuah konser. Sebab, kata dia, tidak ada bedanya orang-orang yang underground dan bukan underground, mereka sama-sama manusia.

“Tidak ada masalah, apa jenis musiknya karena valuenya manusia sama lho. Namanya musibah bisa datang tanpa pilih-pilih jenis aliran musik. Penyelenggara harus benar-benar memperhatikan masalah-masalah keamanan. Kalau yang di Bandung ini kan masalah di luar content art nya” kata Rani yang mengaku gandrung dengan musik underground sejak 2001 .


Blog EntryApa itu Drum ?Mar 20, '08 11:24 AM
for everyone
Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla... dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.
Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12x10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6", dan berlanjut ke 8", 10", 12", 13", 14", 15", 16", 18" dan 20". Ukuran tom-tom 14" keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.
Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16", 18", 20", 22", 24" dan bahkan 26" atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara "Dung..." tetapi cenderung bersuara "Dug..." (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
Snare drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10" sampai 15", tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14". Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara 'memukul' kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya 'nyawa' dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.
Cymbal, lagi-lagi merupakan 'nyawa' bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk...). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu:
Hihat cymbal: 'Jantungnya' cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8" sampai 15". Ukuran standart 14"
Ride cymbal: Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18" sampai 22". ukuran standar 20"
Crash cymbal: Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13" sampai 22" tergantung dari selera pemain.
Efek cymbal: Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi 'warna' khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6" sampai 12" dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16" sampai 22".

Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:
Pedal: Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.
Hihat stand: Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda.
Cymbal stand: Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.
Snare stand: Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda.
Tom holder/tom stand: Berguna untuk memasang tom-tom.
Drumhead mempunyai ukuran, type, fungsi dan ketebalan yang berbeda. Drumhead terdiri atas 3 bagian; Pertama Batter head, yaitu drumhead yang dirancang khusus untuk dipukul. Kedua, Resonant hanya ditaruh pada bagian bawah tom-tom dan bagian depan bass drum. Head ini tidak untuk dipukul, head ini berguna untuk memberi 'hidup' pada tom-tom dan bass drum. Dan terakhir adalah snare side, khusus hanya untuk ditaruh dibagian bawah snare untuk mendapatkan suara snare wirenya. Snare side merupakan head yang paling tipis. Ingat, tidak untuk dipukul.

Blog EntrySejarah GitarMar 20, '08 11:15 AM
for everyone

Artikel ini akan bercerita tentang sejarah yang diketahui tentang instrumen gitar sebelum tahun 1650. Disebut yang diketahui karena banyak evolusi tentang instrumen ini tidak diketahui tetapi hanya diambil dari gambar-gambar, pahatan dan lain-lainnya. Alat musik Lute dari Eropa akan menjadi awalnya. Alat musik ini dikembangkan dari alat musik Arab yang bernama Oud dan memiliki antara 12 sampai 24 senar dimana alat musik ini dimainkan dengan memetik sepasang senar untuk 1 nada (seperti Anda memainkan gitar 12-senar). Senarnya dibuat dari catgut (sheep intestine) dan fretnya dibuat dari catgut yang diikat di seputar fingerboard/neck dengan beberapa fret dari kayu atau gading yang dilekatkan pada ujung atas soundboardnya. Fret dan soundboard memiliki ketinggian yang sama, berbeda dengan fret gitar jaman modern yang pada umumya lebih tinggi dari soundboardnya dan banyak inlay nya yang merupakan ornamen-ornamen. Bentuk instrumen ini menyerupai buah pir dan dibulatkan belakangnya seperti setengah bentuk buah melon. Bridge nya tidak memiliki saddle dan tuning head nya mirip dengan biola. Theorbo merupakan variasi dari lute dengan beberapa extra senar. Perbedaannya dengan lute adalah bahwa Theorbo memiliki senar extra seperti tersebut diatas dan tuning head yang sejajar dengan necknya, dimana tuning head untuk lute mirip dengan biola. Nada-nadanya mencakup nada bass-bariton. Arch lute merupakan instrumen yang mirip dengan lute tetapi Arch lute lebih condong ke arah melodi daripada lute. Lute biasa distem dengan nada-nada tinggi. Jika gitar jaman sekarang distem di E, lute distem di A yang merupakan dua setengah nada lebih tinggi daripada E. Lute bisa distem dan dimainkan sama dengan gitar (finger picking atau pick). Ini dinamakan new tuning. Bisa juga pasangan senar yang ketiga dari lute distem turun setengah nada dari new tuning. Steman untuk lute juga tidak distandardisasi sebelum pertengahan tahun 1700an. Para pemain bisa menyetemnya sesuai dengan kemauan mereka. Jadi tidak harus distem di A. Lute sendiri bukan merupakan nenek moyang langsung dari gitar, tetapi merupakan satu dari pendahulunya. Yang penting disini adalah bahwa lute memberikan kontribusi besar kepada perkembangan gitar sampai kepada bentuknya yang sekarang ini. Dan di Spanyol, dimana gitar benar-benar dikembangkan, lute sering disamakan dengan moor yang menyebabkan lute tidak begitu populer. Instrumen lain yang tidak kalah kontribusinya dalam perkembangan gitar adalah instrumen Cittern. Instrumen ini juga berbentuk menyerupai buah pir dengan bagian belakang yang rata, dengan empat atau lima pasang senar dari kawat dan dengan fretting yang permanen apakah itu diatonik seperti Appalachian Dulcimer ataupun chromatic seperti gitar modern. Tuning head sudah dipasang mirip seperti pada gitar atau mandolin. Stemannya sama dengan mandolin (in fifths) dengan fingering dan chord yang sama dan dimainkan dengan plectrum atau pick. Guitarra Moresca merupakan instrumen dengan 4 pasang senar dengan bentuk oval menyerupai telur dan fretboardnya dilapisi dengan kulit seperti pada banjo. Popularitas instrumen ini adalah pada abad ke-13. Guitarra Latina juga merupakan instrumen dengan 3 atau 4 pasang senar dengan bentuk body yang kecil menyerupai ukulele bariton dan gitar parlor. Instrumen ini cukup populer di abad ke-13. Fretboard nya dibuat dari kayu tetapi sisanya menyerupai Guitarra Moresca. Guittern merupakan instrumen dengan 5 pasang senar dan dimainkan dengan fingerpicking atau pick. Bentuknya bervariasi tetapi yang paling umum adalah seperti bentuk biola dan mempunyai bridge dan tailpiece yang bisa digerakkan untuk mengencangkan senar, walaupun kadangkala senar dikencangkan di bridge yang tanpa saddle. Setiap pasang senar distem menurut unison tapi kadang-kadang disetem secara oktaf. Chittarra Battente adalah instrumen yang menggunakan senar kawat dan mempunyai soundboard yang sudutnya dibuat ke belakang body. Populer di tahun 1500an dan menggunakan fret permanen dari besi. Bandora merupakan variasi dari cittern dengan bagian body belakang yang rata dan berbentuk mirip dengan A-Style mandolin. Vihuela De Mano berasal dari Spanyol dan merupakan instrumen dengan enam pasang senar. Bodynya cukup besar seperti gitar klasik jaman sekarang dan mempunyai beberapa lubang suara di atasnya. Instrumen ini menggunakan fixed bridge dan kemungkinan merupakan nenek moyang langsung dari gitar 12 senar USA yang masuk ke Amerika Utara melalui Mexico, Texas dan Louisiana. Four Course Guitar memiliki 4 pasang senar, body berbentuk gitar dan soundboard yang rata, bridge dari lute dan bagian belakang dibuat setengah melengkung tetapi tidak terlalu membentuk bulatan. Instrumen ini berukuran seperti gitar anak-anak. Five Course Guitar muncul sekitar tahun 1490 dan mirip dengan four course guitar dengan tambahan satu pasang senar bass. Instrumen ini dinamakan juga English Guitar. Baroque Guitar muncul pada awal abad ke-17. Gitar ini menggunakan senar nilon, mempunyai body yang panjang dan slim dengan bagian atas dan bawah yang sama besarnya. Tuning headnya dibuat dari kayu dan dipasang seperti pada gitar klasik. Fretnya apakah terbuat dari kayu, metal ataupun gading adalah permanen. Semua instrumen yang tersebut diatas kebanyakan mempunyai fingerboard yang sama tingginya dengan soundboardnya. Fingerboard yang dinaikkan seperti sekarang ini belum ada sampai dengan adanya Parlor Guitars. Six String Guitar gitar yang sebenarnya, belum berkembang sampai dengan tahun 1750. Parlor Guitars sangat mirip dengan Baroque Guitar dengan perkecualian bahwa tuning untuk Parlor Guitars biasanta lebih mekanikal. Kira-kira setelah 1820, bagian bawah body dibuat lebih besar dari bagian atasnya. Gitar ini mirip dengan Washburn tahun 1887. Gitar klasik modern yang kita lihat sekarang ini belum berkembang sampai tahun 1840 di Spanyol. Artikel ini merupakan ringkasan dan terjemahan.

Blog EntryAransement MusikMar 20, '08 11:10 AM
for everyone
Aransemen musik biasa disebut dengan musik intro. Yang di dalamnya hanya lantunan musik tanpa vokal. Musik dengan jenis ini biasa kita jumpai dalam musik Jazz. Atau aransemen dari alat-alat musik seperti gitar bass, piano, drum dan lain-lain. Menurut penelitian para ahli, seorang anak balita yang sering mendengarkan lantunan musik aransemen contohnya musik Jazz, daya pikirnya akan meningkat di atas rata-rata balita seumuran dia. Pengaruh ini juga akan terbawa sampai ke pertumbuhan dia setelah beranjak remaja dan dewasa.

Blog Entry( ~ Pe _Rh-At_IaN ~) DOWNLOAD LAGU-LAGU AJIFeb 26, '08 7:00 AM
for everyone

Buat teman2 multiply......
Kalau anda berminat men-Download Koleksi Lagu ku.., sudah tau belum caranya ?????

Langsung aja Download Gini caranya :
~ klik view all di Musik
~ Na cari grub band yg anda inginkan
~ klik Play this playlist-nya
~ open with winamp / Window media Player............etc
~ itu baru membuka file lagu blm download
~ judul-judul lagu tadi ada didalam winamp dan berbentuk URL
~ Na disini proses downloadnya :
~ klik kanan pada judul lagu tadi dari, dimulai judul no. 1,
~ klik view info file
~ nanti ada jendela Stream Info Box, na kamu copy URL nya Contoh : http://.............
~ lalu paste URl tadi ke tab address......
~ nanti muncul pilihan download, saran aja jangan menggunakan free manager Download ( nanti hanya file HTMP aja yg di download), pakau Save file aja downloadnya....lalu ok.
~ beres..........
~ Semoga sukses......................


Blog EntrySejarah Kutai KartanegaraFeb 19, '08 8:08 AM
for everyone

SEJARAH KUTAI KARTAENGARA


Kabupaten Kutai merupakan kelanjutan dari Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Setelah Republik Indonesia berdiri, pada tahun 1947 Kesultanan Kutai Kartanegara dengan status Daerah Swapraja Kutai masuk kedalam Federasi Kalimantan Timur bersama-sama daerah Kesultanan lainnya seperti Bulungan, Sambaliung, Gunung Tabur dan Pasir. Kemudian pada 27 Desember 1949 masuk dalam Republik Indonesia Serikat.

Daerah Swapraja Kutai diubah menjadi Daerah Istimewa Kutai yang merupakan daerah otonom/daerah istimewa tingkat kabupaten berdasarkan UU Darurat No.3 Th.1953.

Berdasarkan UU No.27 Tahun 1959, status Daerah Istimewa Kutai dihapus dan daerah ini dibagi menjadi 3 Daerah Tingkat II, yakni:
1. Kotamadya Balikpapan dengan ibukota Balikpapan
2. Kotamadya Samarinda dengan ibukota Samarinda
3. Kabupaten Kutai dengan ibukota Tenggarong

Pada tahun 1995 Kabupaten Kutai menjadi salah satu Daerah Percontohan Pelaksanaan Otonomi Daerah, berdasarkan PP No.8 Tahun 1995 tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan Kepada Daerah Tingkat II Percontohan.

Pada tahun 1999, wilayah Kabupaten Kutai dimekarkan menjadi 4 daerah otonom berdasarkan UU No.47 Th.1999, yakni:
1. Kabupaten Kutai dengan ibukota Tenggarong
2. Kabupaten Kutai Barat dengan ibukota Sendawar
3. Kabupaten Kutai Timur dengan ibukota Sangatta
4. Kota Bontang dengan ibukota Bontang

Peta Wilayah Kabipaten Kutai Kartanegara

Peta Kabupaten Kutai Kartanegara diantara daerah-daerah hasil pemekaran Kutai: Kab. Kutai Barat, Kab. Kutai Timur, Kota Bontang, Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan.

Wilayah Administratif Kabupaten Kutai Kartanegara
Wilayah Bekas Kesultanan Kutai Kartanegara

 

 

Istilah Kabupaten Kutai Induk sering digunakan untuk membedakan antara Kabupaten Kutai hasil pemekaran dengan Kabupaten Kutai yang lama. Pada Musyawarah Nasional yang pertama APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) yang diadakan di Tenggarong pada tahun 2000, Presiden RI Abdurrahman Wahid yang membuka Munas tersebut mengusulkan agar Kabupaten Kutai hasil pemekaran menggunakan nama Kabupaten Kutai Kartanegara, mengingat kota Tenggarong juga merupakan ibukota dari Kesultanan Kutai Kartanegara.

Tanggal 23 Maret 2002, Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menetapkan penggunaan nama Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Peraturan Pemerintah RI No. 8 Tahun 2002 tentang "Perubahan Nama Kabupaten Kutai Menjadi Kabupaten Kutai Kartanegara".

Berikut adalah daftar nama-nama Bupati Kepala Daerah yang pernah memimpin Kutai semenjak dalam status Daerah Istimewa Kutai (1950-1960), Daerah Tingkat II Kabupaten Kutai (1960-1999) hingga Kabupaten Kutai Kartanegara (hasil pemekaran) sekarang ini:

1.  A.M. Parikesit (1950-1960)
>> Kepala Daerah Istimewa Kutai

2.  A.R. Padmo (1960-1964)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

3.  Roesdibiyono (1964-1965)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

4.  Drs. H. Achmad Dahlan (1965-1979)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

5.  Drs. H. Awang Faisyal (1979-1984)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

6.  Drs. H. Chaidir Hafiez (1984-1989)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

7.  Drs. H. Said Sjafran (1989-1994)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

8.  Drs. H.A.M. Sulaiman, MSc (1994-1999)
>> Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kab. Kutai

9.  Drs. H. Syaukani HR, MM (1999-2004)
>> Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara

10.  H. Awang Dharma Bakti ST, MT (2004-2005)
>> Penjabat Sementara Bupati Kabupaten
     Kutai Kartanegara

11.  Drs. Hadi Sutanto (2005)
>> Penjabat Sementara Bupati Kabupaten
     Kutai Kartanegara

12.  Prof. Dr. H. Syaukani HR, MM (2005-2010)
>> Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara


Pages:123